Sekda Saipul Pimpin FGD Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :13 Januari 2022 | Sudah Dilihat : 139 Kali Dilihat

Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.IP memimpin Focus Group Discussion (FGD) Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2022 di Ruang Rapatnya, Kamis (13/01/2022) yang dihadiri oleh kepala/unsur Inspektorat Daerah Kabupaten, Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Bagian Hukum, Bagian Ekonomi dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab.

IPKD merupakan suatu ukuran yang ditetapkan berdasarkan seperangkat dimensi dan Indikator untuk menilai kualitas kinerja tata kelola keuangan Daerah yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel dalam periode tertentu. Dengan Dimensi IPKD yang merupakan suatu besaran yang terdiri dari indikator-indikator pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah. Dimana Pengelolaan Keuangan Daerah merupakan keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penata usahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan Daerah.

IPKD memiliki tujuan Mengukur kinerja tata kelola keuangan Daerah yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel dalam periode tertentu, Memacu dan memotivasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam meningkatkan kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah, Melakukan publikasi atas hasil pengukuran IPKD bagi Pemerintah Daerah, Provinsi, Kabupaten dan Kota, Pemberian penghargaan kepada Pemerintah Daerah yang memiliki IPKD yang berpredikat terbaik secara Nasional serta Meningkatkan peran Aparat Pengawas internal Pemerintah dalam mewujudkan pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah yang transparan dan akuntabel.

IPKD menggukanan Pengukuran berdasarkan input indikatir yang terdapat pada masing-masing dimensi, dimana Dimensi 1 yaitu Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran, Dimensi 2 Pengalokasian anggaran belanja dalam APBD, Dimensi 3 Transparansi pengelolaan keuangan Daerah, Dimensi 4 Penyerapan anggaran, Dimensi 5 Kondisi keuangan Daerah dan Dimensi 6 Opini Badan Pemeriksa Keuangan atas LKPD.

Selanjutnya, juga disampaikan jika Pengukuran IPKD melalui Jumlah seluruh hasil perkalian masing-masing bobot dimensi dan indeks dimensi, yang menghasilkan Peringkat baik dengan nilai A, Peringkat perlu perbaikan dengan hasil B dan Peringkat sangat perlu perbaikan dengan nilai C serta Pengelompokan Hasil IPKD berdasarkan kemampuan keuangan Daerah tinggi, sedang dan rendah. Sementara, Pemeringkatan Hasil Pengukuran IPKD dilakukan berdasarkan Daerah Provinsi dilakukan secara Nasional yang ditetapkan setiap Tahun dengan Keputusan Mendagri, Daerah Kabupaten/Kota dilakukan terhadap Kabupaten/Kota dalam regional masing-masing Provinsi ditetapkan setiap Tahun dengan Keputusan Gubernur dan Gubernur menyampaikan laporan hasil pengukuran IPKD Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Mendagri paling lambat Bulan Juli Tahun berikutnya.
Untuk Evaluasi Hasil Pengukuran IPKD Kabupaten Way Kanan Tahun 2021, hasil Pengukuran IPKD Tahun 2018 mendapat nilai 61.8833 dengan kategori Baik, hasil Pengukuran IPKD Tahun 2019 mendapat nilai 63.6893 dengan kategori Baik dan Hasil Pengukuran IPKD Tahun 2020 mendapat nilai 79.8660 dengan kategori Baik.

Berdasarkan analisa masalah dan telaah IPKD, rendahnya Indeks IPKD Way Kanan pada Dimensi 1 pada Tahun 2018, 2019 dan 2020 dikarenakan Masih rendahnya angka kesesuaian Program RPJMD dengan RKPD, Masih rendahnya angka kesesuaian Program RKPD dengan KUA-PPAS, Masih rendahnya angka kesesuaian Program KUA-PPAS dengan APBD, Masih rendahnya angka kesesuaian Pagu RKPD dengan KUA-PPAS dan Masih rendahnya angka kesuaian Pagu KUA-PPAS dengan APBD yang teridentifikasi kesalahan beberapa Struktur Data yang diinput, dan galat Sistem IPKD. Sementara rendahnya Indeks IPKD Way Kanan pada Dimensi 5 Tahun 2018, 2019 dan 2020 karena Rendahnya Kemandirian Keuangan Daerah, Solvabilitas Operasional, Solvabilitas Jangka Panjang, Feksibilitas Jangka Pendek dan Solvabilitas Layanan Keuangan Daerah dan Rendahnya Indeks IPKD Way Kanan pada Dimensi 6 Tahun 2018 karena Kurangnya informasi yang didapat sehingga LKPD yang diinput hanya Tahun 2018, sedangkan yang dinilai adalah LPKD Tahun 2016, 2017 dan 2018.

 

Penulis : Fitria Wulandari
Photo : Dicy / Dok. Pim

Komentar