Bupati Adipati Minta Seluruh Pihak Terus Sinergitas Penanganan Covid-19 Di Way Kanan

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :27 Juli 2021 | Sudah Dilihat : 246 Kali Dilihat

Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M mengikuti Zoom Metting Sinergitas Penanganan Virus Covid-19 di Kabupaten Way Kanan, Selasa (27/07/2021) bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Ir. Kussarwono, M.T.

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.IP melalui Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan dan diikuti oleh Forum Komunikasi dan Informatika, Satuan Kerja Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, Bank BNI Baradatu, Bank Lampung KCP Baradatu, Bank Syariah Way Kanan, BRI KCP Blambangan Umpu, PT. Way Kanan Sawitido Mas, CV. Mahameru Sidoarjo, Lautan Berlian Baradatu, PT. AKG, PT. Palm Lampung Persada, PT. PSMI, PT. Batutua Way Kanan Minerals, PT. Mardec Siger Way Kanan, PT. Budi Lampung Sejahtera, PT. Sumber Graha Sejahtera, PTPN 7 Tulung Buyut, RS. Haji Kamino Baradatu, Stasiun Blambangan Umpu dan PT. SGS.

Pada rapat tersebut Bupati Raden Adipati Surya menyampaikan terima kasih kepada semua Lembaga Pemerintah dan Swasta (Forkopimda dan Instansi Vertikal, Perusahaan) yang sejak awal Pandemi Covid-19 terjadi sudah bersama-sama dan bekerjasama untuk menangani/mencegah Covid-19 maupun menangani dampak dari wabah ini, dengan memberikan berbagai bantuan baik yang melalui Pemerintah maupun langsung kepada masyarakat sekitarnya.

 

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan Bapak Dandim beserta jajarannya yang tidak pernah berhenti siang malam, dalam seminggu sebulan terus menerus melakukan kegiatan bersama-sama Aparatur Pemda dan masyarakat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, mendorong dan melaksanakan vaksinasi, memberikan berbagai bantuan pangan kepada warga. Selain itu, ucapan terima aksih juga kepada Forkopimda, Instansi Vertikal, Pimpinan dan jajaran Perusahaan BUMN, BUMD dan Swasta lainnya, ada PSMI yang terus menerus memberikan bantuannya, PSMI juga sudah banyak memberikan bantuan termasuk memberikan bantuan oksigen yang saat ini sedang langka namun sangat dibutuhkan, PSMI juga adalah Perusahaan pertama yang melakukan vaksinasi mandiri (Vaksinasi Gotong Royong) di lingkungan Perusahannya”, ujar Bupati Adipati.

Selanjutnya, Bupati Adipati juga mengatakan bahwa sudah satu Tahun Pandemi Covid-19 belum berakhir bahkan terus menunjukkan kenaikan kasus termasuk di Way Kanan. Pemerintah Daerah dengan segala kewenangan dan kemampuan terus menerus menekan dan mengatasi penularan Covid-19, sejak awal kasus muncul, Pemda telah membentuk Satgas Covid-19 dari Tingkat Kabupaten sampai Tingkat Kampung/Kelurahan. Pemda juga telah memaksimalkan Tenaga Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan yang ada. Terdapat 1.945 Tenaga Kesehatan yang bekerja setiap hari, ada 20 Puskesmas tersebar di 15 Kecamatan dan 1 Rumah Sakit milik Pemda dan 1 RS milik Swasta yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat baik dalam rangka pencegahan maupun dalam rangka penanganan warga yang terkena Covid-19.

“Tempat perawatan Covid-19 di RS Pemda semula disiapkan 21 tempat tidur, pada bulan Juni kita tingkatkan menjadi 34 tempat tidur, namun pada bulan Juli ini Tingkat keterisiannya sudah 100% dan tidak mampu lagi menerima pasien baru selama belum ada yang keluar baik karena sembuh atau karena meninggal dunia. Saat ini RS ZAPA masih kita siapkan 1 lantai gedung lagi  untuk Ruang Perawatan Covid-19, dengan kapasitas 50 tempat tidur. Diperkirakan awal Agustus sudah bisa di pakai sehingga nantinya akan ada 89 Tempat Tidur bagi pasien Covid-19.  Jika nantinya 89 bed masih juga penuh dan tidak mampu lagi, maka RS ZAPA akan diambil kebijakan, tidak menerima pasien penyakit umum dan hanya akan menerima pasien Covid-19 yang diperkirakan nantinya akan bisa menampung 250 orang pasien (Tulang Bawang dan Lampung Tengah sudah melakukan ini)”, jelas Bupati Adipati.

 

Sesuai dengan informasi yang diketahui bersama, saat ini episentrum Covid-19 dunia ada di Indonesia, kasus harian yang terpapar Covid-19 mencapai 40 ribu lebih dan kematian tercatat rata-rata 1.500 orang per hari ini yang tercatat. Artinya bisa jadi lebih dari ini angkanya, bisa menjadi 3 kali lipat atau 4 kali lipat. Sehubungan dengan meningkatnya kasus Covid-19, dan sesuai dengan arahan dari Presiden RI dan Gubernur Lampung bahwa harus bekerja bersama-sama, harus gotong royong saling menguatkan untuk mengatasi masalah Covid-19 ini.

“Adapun yang harus kita lakukan bersama-sama yaitu perketat mobilitas warga dan karyawan kita, hindari dan larang warga dan anggota kita untuk melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, ketatkan betul penerapan Prokes terutama pasar, perkantoran, pabrik, Rumah Ibadah, Fasyankes, kendaraan umum dan lain-lain serta pastikan warga dan karyawan kita memakai masker, karena banyak yang tidak memakai masker menjadi penyebab utama terpapar Covid-19, jangan juga karena sudah vaksin maka sudah tidak mau memakai masker lagi. Bagi warga dan karyawan kita yang sudah terpapar, agar dipastikan melakukan isomasi dan bagi yang bergejala berat agar dilakukan perawatan di RS. Dorong warga dan karyawan untuk mengikuti vaksinasi, jangan sampai warga atau karyawan kita yang menolak vaksinasi”, himbaunya.

Khusus untuk Perusahaan, masih lanjut Bupati Adipati, jika ada kemampuan keuangannya agar berupaya untuk melaksanakan vaksinasi secara mandiri dan Pemda siap memfasilitasi pelaksanaannya. Jika 70% warga sudah divaksin, jika melihat diberbagai Neegara Eropa mereka sudah tidak lagi memakai masker, karena yang terpapar Covid-19 semakin sedikit dan gejalanya juga sudah ringan. Ini yang diharapkan adanya Herd Immunity bagi warga masyarakat kita. Selain apa yang harus dilakukan secara bersama-sama, masih banyak lagi yang harus bersama-sama dilakukan, karena kemampuan Pemerintah sangat terbatas.

 

“Kita sangat berharap kepada semua Perusahaan yang ada di Way Kanan ikut turut membantu Pemda dalam rangka menangani Covid-19. Perusahaan diharapkan juga dapat membantu berupa bantuan sembako terutama bagi warga yang melaksanakan isolasi, membantu obat-obatan/vitamin, membantu APD bagi Nakes, membantu sarana Isoman di Tingkat Kampung dan membantu oksigen yang saat ini masih sangat dibutuhkan bagi pasien Covid-19 namun terjadi kelangkaan serta kita juga berharap dalam pertemuan ini terdapat kesepakatan siapa berbuat apa dan siapa membantu apa”, tutur Bupati Adipati.

 

Penulis : Fitria Wulandari

Photo : Dinas Kominfo WK

Komentar