DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



begawi adat, mpal dan disdikbud libatkan delapan penyimbang marga

Diposting oleh , Tgl 2017-04-03 & wkt 15:00 & dibaca Sebanyak 345 Kali

Kebudayaan Lampung Khususnya Budaya Way Kanan merupakan bagian dari budaya bangsa Indonesia  dan sekaligus sebagai aset nasional yang keberadaannya perlu dijaga dan diberdayakan, dibina, dilestraikans erta dikembangkan, sehingga dapat berperan dalam upaya menciptakan masyarakat Way Kanan yang mempunyai jati diri .

Terkait dengan hal itu Majelis penyimbang adat lampung (MPAL)  bersama Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabuaten Way Kanan direncanakan akan mengadakan begawi adat penganugerahan penyimbang marga kehormatan kepada Bupati Dan Wakil Bupati Serta Ketua DPRDWay Kanan 26 April 2016 mendatang.

Dipimpin Oleh Drs. Hi. Ramudin.MK Gelar Sutan Paku Alam, diaula PKK Kabupaten Way Kanan Hari ini, Senin (03/04/2017) dilangsungkan Rapat pemantapan sekaligus penetapan dan  penyerahan Surat Keputusan Penglaku gawi yang nantinya akan bertugas melaksanakan acara begawi adat tersebut .

Penganugerahan penyimbang marga kehormatan merupakan salah satu bagian dari adat lampung yang saat ini sangat jarang dilaksanakan sehingga penting untuk dilestarikan, dan hal itu merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 05 Tahun 1992 tentang perlindungan  cagar Budaya , Perturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 02 Tahun 2008 tentang pemeliharaan kebudayaan Lampung dan Peraturan Daerah Kabupaten Way Kanan Nomor 35 Tahun 2000 tentang pemberdayaan, pelestarian, dan pengembangan adat serta lembaga adat.

Pada rapat tersebut terungkap bahwa Begawi Adat yang akan diselenggarakan itu akan melibatkan Ratusan Tokoh Adat dari Delapan Marga Yakni Marga Buay Pemuka Pengiran Udik,  Marga Buay Pengiran ilir, Marga Buay Pengiran Tua, Marga Buay  Bangsa Raja, Marga Buay  Baradatu, Marga Buay semenguk, Marga Buay Bahuga  dan Marga Buay Bura Sakti. 




B8N0j


Halaman :

<-- Kembali