DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



201 cjh way kanan ikuti manasik

Diposting oleh , Tgl 05-07-2018 & wkt 01:13:28 & dibaca Sebanyak 89 Kali

Bertempat di Masjid Agung Ashabul Yamin Km 02 Kecamatan Blambangan Umpu, Asisten Bidang Administrasi Umum, Selan, S,Sos.,M.M membuka kegiatan Manasik Haji Kabupaten Way Kanan Tahun 2018, Kamis (06/07/2018).

 

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan, Sudarno, S.Pd.,M.M, Kepala Kantor Kementerian Agama Way Kanan, H.M. Isa, S.Ag.,M.Pd.I, Kepala Kantor Kementerian Agama Pringsewu, Drs. M. Yusuf, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kompol Suwandhi, S.H., Direktur RSUD ZA Pagar Alam, dr.Burhan,S.Pb, Ketua KUA Blambangan Umpu, unsur Kodim 0427/Wk, unsur Polres Way Kanan dan unsur Dinas Kesehatan.

 

Membacakan sambutan tertulis Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M, Selan mengatakan bahwa ibadah haji merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam bila mampu. Manasik haji yang dilaksanakan pada hari ini merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan para calon jama’ah haji sebelum berangkat ke tanah suci guna mengetahui dan mengerti proses dari ibadah haji selama berada di tanah suci.

 

“Manasik haji juga merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh calon jama’ah haji yang ingin berangkat ke tanah suci, agar memahami pengertian baik umroh maupun haji serta tata cara dan rangkaian kegiatan-kegiatan selama proses ibadah haji di tanah suci agar dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk”, ujar Selan.

 

Asisten yang pernah menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung itu juga berpesan kepada para calon jama’ah haji agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan manasik haji dengan baik, dan tertib serta memenuhi segala ketentuan dan peraturan yang ditentukan. Menjaga kesehatan selama kegiatan manasik haji, selama menjalankan ibadah haji di tanah suci hingga tiba kembali ke tanah air serta menjaga nama baik Kabupaten Way Kanan.

 

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama, H.M.Isa dalam laporannya mengatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional dan menjadi tanggung jawab Pemerintah dalam memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya kepala jama’ah melalui sisten dan manajemen penyelenggaraan haji yang baik agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan nyaman sesuai dengan tuntunan agama serta jama’ah haji dapat melaksanakan ibadah secara mandiri dan sempurna untuk memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh.

 

“Jumlah calon jama’ah haji dari Kabupaten Way Kanan yaitu 201 orang jama’ah di tambah 2 orang Petugas TPHD dengan jumlah calon jama’ah haji laki-laki 94 orang dan calon jama’ah haji perempuan 109 orang dari 13 kecamatan selain Kecamatan Way Tuba yang pada tahun ini tidak mendaftar,“ ujar H.M.Isa.

 

Diketahui, pelaksanaan manasik haji dilaksanakan selama 10 kali pertemuan dengan 2 kali pertemuan di tingkat Kabupaten yaitu pada tanggal 5 Juli dan 12 Juli, sedangkan 8 kali pertemuan dilaksanakan di tingkat Kecamatan tertanggal 6 Juli sampai 11 Juli di Kantor KUA Kecamatan masing-masing dengan materi manasik haji terdiri dari pengertian haji dan umroh, proses perjalanan ibadah haji, hak dan kewajiban jama’ah haji, akhlak dan adat istiadat bangsa Arab, ziarah, kesehatan jama’ah haji, praktek ibadah haji dan pelestarian haji mabrur.

 

Calon jama’ah haji Kabupaten Way Kanan sesuai dengan jadwal keberangkatan yang dikeluarkan oleh Katua Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung masuk dalam gelombang 2 yang terbagi dalam 2 kloter dengan kloter 37 sebanyak 185 jama’ah berada di wilayah Azizah sektor 07 Nomor Hotel 706 yang diberangkatkan tanggal 01 Agustus 2018 dan kloter 57 sebanyak 18 jama’ah berada di wilayah Rei Bakhsy sektor 08 Nomor hotel 01 yang diberangkatkan tanggal 12 Agustus 2018 dengan seluruh biaya manasik haji baik di tingkat Kabupaten maupun tingkat Kecamatan dibebankan kepada Pelaksanaan Anggaran Operasional Haji (PAOH) penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan.

  




B0yia


Halaman :

<-- Kembali