DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



kadis kominfo pastikan akun surya adipati bukan akun medsos bupati way kanan

Diposting oleh , Tgl 2018-03-12 & wkt 08:34 & dibaca Sebanyak 162 Kali

Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Way Kanan, H. Bakhril, S.H., M.M  meminta Masyarakat Waspada  terhadap Akun media sosial yang mengatasnamakan pejabat  yang meminta sejumlah uang maupun memberikan janji yang dapat merugikan.

Menurut Bakhril kewaspadaan terhadap pengguna media sosial yang tidak jelas identitasnya harus menjadi perhatian masyarakat dan semua pihak agar jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan

 “Kami mendapatkan informasi bahwa ada akun di salah satu  media sosial atas nama Surya Adipati dengan tampilan fhoto Bupati Way Kanan  dengan meminta sejumlah uang untuk pengangkatan CPNS, Saya tegaskan bahwa akun tersebut Bukan Akun Bupati Way Kanan,”Ungkap  Bakhril yang pernah menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat itu.

  

“Dan kami juga memastikan bahwa nomor telepon yang tertera di akun media sosial itu bukan nomor telepon Bapak Raden Adipati surya,”Jelas Bakhril.

Lebih jauh Bakhril meminta masyarakat untuk bijak menggunakan internet khususnya media sosial dengan menghindari berita bohong, ujaran kebencian dan hal-hal lainnya yang dapat merugikan masyarakat dan diri sendiri.

Sebelumnya Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.M.M  telah menegaskan bahwa bahwa akun media sosial itu bukan dirinya

“Assamualaikum  akun FB dan nomor telepon mengatas namakan saya sebagai Bupati Way Kanan Lampung adalah PENIPUAN, yang kemudian meminta sejumlah uang untuk pengangkatan PNS meminjam uang dll sekali lagi itu modus PENIPUAN saya tidak mempunyai akun FB dan nomor telepon ini, untuk bisa disebarkan agar tidak ada korban. Trimakasih banyak, salam hormat,”Ujar Raden Adipati Surya di akun media sosialnya

  

Untuk diketahui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik Pasal 45A (1)  menyataakan Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

  

 




4OCDe


Halaman :

<-- Kembali