DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



monumen meseer sakti diresmikan

Diposting oleh , Tgl 2018-03-10 & wkt 16:14 & dibaca Sebanyak 603 Kali

Wakil Bupati DR.Edward Antony didampingi  Dandim 0427/WK Letkol.Inf.Uchi Cambayong, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika, H. Bakhril, S.H., M.M dan beberapa pejabat dilingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan  menghadiri peresmian tugu tuan Sayih Pasar  Mesir (Monumen Meseer Sakti)  Kampung Mesir Ilir Kecamatan Bahuga, Sabtu (10/03/2018).

Menyampaikan pidatonya, Edward Antony mengungkapan rasa bangga  karena masyarakat Kampung Mesir Ilir Bahuga meskipun berada di perbatasan dan jauh dari Pusat Pemerintahan Daerah tapi mampu melahirkan orang-orang yang hebat.

  

Wakil Bupati kelhiaran Muara Enim itu menambahkan, keberadaan Monumen Meseer Sakti tentu bukan hanya sebuah benda mati dan sekedar hiasan saja. Namun memiliki filosopi mendalam untuk diingat dan  dikenang sebagai cikal bakal masyarakat Kampung Mesir Ilir Kecamatan Bahuga.

Konon kabarnya begitu besar jasa Tuan Sayih dalam membimbing dan memberi pelajaran bagi masyarakat. Beliau datang dari Mesir Timur Tengah untuk menyebarkan Agama Islam, dan mengajarkan ilmu Pertanian, peternakan, bermasyarakat dan bela diri.

  

Berkat perjuangan beliau perkembangan Islam begitu cepat di daerah ini. Sebagian besar masyarakat Mesir  dan sekitar akhirnya menjadi pemeluk agama Islam yang memahami cara bertani, berternak,  bermasyarakat dan memiliki  keterampilan bela diri, dan sampai saat ini masyarakat Mesir Ilir  menjadikan Tuan Sayih sebagai nenek moyang atau Puyang Mesir.

Untuk itu Edward Antony meminta agar  tauladan baik  tersebut dapat ditiru dan ditularkan oleh pada masyarakat dan Kampung yang lainnya.

  

Sementara itu putra daerah mesir ilir Hi.  Sultoni Muhdani, SH,  M.M  yang saat ini menjabat sebagai Hakim  Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung RI dalam pada kesempatan itu meminta untuk dapat membantu kampung mesir ilir dalam memperbaiki fasilitas infrastruktur, peningkatan pendapatan masyarakat, menciptakan  masyarakat yamg agamis dan memgembangkan budaya melalui bahasa dan seni.

Tak hanya itu Sultoni Muhdani juga mengusulkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Way Kanan agar penamaan Kampung dapat di kajilagi,  karena struktur masyarakat adat  way kanan adalah Buay, marga,  tiyuh,  kampung dan suku.

  

Pria Kelahiran 03 Februari  1948 itu mengajak masyarakat, Putra putri Way Kanan yang sudah berhasil dimanapun berada agar selalu ingat dan membantu pembangunan  tiyuh dan masyarakat.

Sementara itu kepala  staf garnizun tetap II bandung marsekal Pertama Hi. Taspin Hasan,  SAP, M. SI  mengungkapkan ide pembangunan monumen meseer sakti berawal dari keinginan bersama putra kelahiran mesir ilir  untuk membuat ikon daerah yang bertema islami.

  

Menurut Taspin Hasan Perencanaan pembangunan monumen itu memakan waktu yang cukup lama yakni Dua  Tahun sebelum akhirnya diselesaikan pada Tahun 2018 ini

Selain Hi.  Sultoni Muhdani, SH,  M.M kepala  staf garnizun tetap II bandung marsekal Pertama Hi. Taspin Hasan,  SAP, M. SI, acara itu juga di hadiri oleh putra daerah mesir ilir lainnya yakni  Direktur intelkam polda sumbar komisaris Besar Polisi  DR robert kenedi, SIK,  M.H.

Tampak juga hadir pada acara itu Komandan Lanudad Gatot Subroto, Komandan Squadron 12 Serbu Gatot Subroto dan  camat bahuga Bismijanadi, S.E. 

  




ZGKtW


Halaman :

<-- Kembali