DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



bupati raden adipati surya pimpin apel gelar pasukan operasi ketupat krakatau

Diposting oleh , Tgl 06-06-2018 & wkt 10:55:48 & dibaca Sebanyak 76 Kali

Sebagai salah satu operasi terpusat, Operasi Ketupat Tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda jajaran selama 18 hari mulai tanggal 7 sampai dengan 24 Juni 2018. Operasi ini melibatkan sebanyak 173.397 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati H.Raden Adipati Surya, S.H.,M.M saat membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph,D pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2018 di Lapangan Polres Way Kanan, Rabu (06/06/2018).

  

“Rencana operasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017 disertai analisa potensi gangguan kamtibmas di tahun 2018. Sehingga pada pelaksanaan operasi tahun ini, setidaknya terdapat 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama”, ujar Bupati Raden Adipati Surya.

Potensi kerawanan yang pertama adalah stabilitas herga dan ketersediaan bahan pangan. Pada tahun 2017 secara umum stabilitas harga pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan pada bahan pangan. Hal itu diwujudkan berkat kerjasama dari semua instansi. Dan pada tahun ini, potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan oleh kelompok kartel / mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga di atas harga yang ditetapkan. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama dan langkah proaktif dari stakeholders terkait guna mengatasi hal ini.

  

“Potensi kerawanan kedua adalah permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Hasil survey jalan yang dilaksanakan oleh Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, maupun Dinas Jasa Marga, dan Pertamina, mendapati sekurangnya terdapat enam lokasi rawan macet pada jalur utama mudik lebaran”, lanjut  Bupati yang akrab disapa Adipati itu

Raden Adipati Surya juga  menekankan kepada seluruh personel terutama pada titik rawan macet dan titik kecelakaan agar benar-benar melakukan pemantauan secara cermat. Berbagai strategi bertindak harus diterapkan dan diikuti dengan baik, serta pengoptimalan pelayanan pada 3.097 pos pengamanan, 1.112 pos pelayanan, 7 pos terpadu dan 12 pos check point yang tergelar selama penyelenggaraan operasi.

  

“Potensi kerawanan ketiga yang juga harus diantisipasi adalah potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis. Untuk itu, para Kasatwil diharapkan dapat mengambil langkah pre-emtif maupun preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi yang ada. Saya juga berharap, agar seluruh Kasatwil dapat terus menerus berkoordinasi dengan pihak Basarnas, BMKG, dan pihak terkait lainnya, dalam upaya mengantisipasi dan mewaspadai potensi bencana alam”, sambung Bupati Adipati.

Kemudian, pada apel gelar pasukan operasi ketupat yang juga diikuti oleh Kapolres Way Kanan, AKBP. Doni Wahyudi, S.IK, Unsur Kodim 0427/WK, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, H. Bakhril, S.H.,M.M, Kepala Dinas Perhubungan, Akhmad Odany, S.H., Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hj. Farida Ariyani, M.M.,M.Kes dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kompol Suwandhi, S.H, Bupati Raden Adipati juga menyampaikan bahwa potensi kerawanan keempat yaitu ancaman tindak pidata terorisme.

  

Untuk itu, guna mengantisipasi potensi aksi terorisme, Raden Adipati Surya menegaskan kepada seluruh Kasatwil untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi inteligen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas (preemtif strike), melalui optimalisasi peran Satgas Anti Teror di seluruh Polda jajaran.

“Pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian. Perkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personel pengamanan oleh personel bersenjata. Dan Saya juga menyampaian apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan apel gelar pasukan operasi ketupat tahun 2018 ini”, tutupnya

  

 




tKinF


Halaman :

<-- Kembali