DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



upacara peringatan hari lahir pancasila tingkat kabupaten way kanan

Diposting oleh , Tgl 01-06-2018 & wkt 07:52:18 & dibaca Sebanyak 105 Kali

Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir. Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para Founding Fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

Hal itu disampaikan Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M  dalam amanatnya saat membacakan sambutan tertulis presiden Joko Widodo pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke 73 tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2018, Jum’at (01/06/2018).

 

“Kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong,”Lanjutnya pada upacara yang diikuti oleh Dandim 0427/WK Letkol. Inf.Uchi Cambayong Dan Kapolres AKBP Doni Wahyudi, S.IK

 

Komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sambung Raden Adipati Surya, sudah jelas dan sangat kuat. Berbagai upaya terus kita lakukan. Telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembina Ideologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa, lembaga baru ini ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program pembangunan. Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.

 

“Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus bahu-membahu cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional,”terangnya

 

“Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan Indonesia,”Ajak Raden Adipati Surya.

 

Upacara tersebut juga diikuti oleh Jajaran Forkompimda Plus dan jajaran pejabat dilingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan dengan peserta Upacara ASN, TNI/Polri, OKP dan Para Pelajar

 

 

 




AZxuh


Halaman :

<-- Kembali