DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



sekda saipul ajak forkopimda dan skpd sosialisasikan jamban sehat ke masyarakat

Diposting oleh , Tgl 2018-02-12 & wkt 13:37 & dibaca Sebanyak 152 Kali

Bertempat di Aula PKK Kabupaten Way Kanan Sekda Saipul,S.Sos.,M.I.P di damping Dandim 0427/WK, Letkol.Inf.Uchi Cambayong,S.I.P dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs.Abu Kori, memimpin rapat koordinasi dan sinkronisasi Rencana Aksi Penuntasan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Tahun 2018, Senin (12/02/2018).

 

Dalam arahannya, Saipul mengatakan bahwa upaya untuk mengurangi dan menghentikan kebiasaan masyarakat buang air besar sembarangan merupakan program Pemerintah Daerah yang harus didukung dan dibantu oleh seluruh unsur Pemerintah dari tingkat Kabupaten sampai dengan Kampung.

  

“Ini merupakan tugas kita bersama untuk mengurangi kebiasaan masyarakat yang membuang air besar tidak pada tempatnya, agar masyarakat terhindar dari penyakt menular. Untuk itu kita semua harus bekerjasama mensosialisasikan program Pemerintah Daerah untuk membangun jamban sehat di kampung-kampung”, Ujar Saipul.

 

 

Alumni strata dua magister ilmu pemerintahan Universitas Lampung itu mengingatkan,  bahwa pentingnya jamban sehat karena ingin membangun kebiasaan baik dan hidup bersih di masyarakat.

  

Pada kesempatan tersebut juga Saipul meminta  camat dan kepala kampung untuk memiliki data yang konkrit untuk kampung-kampung yang memerlukan jambat sehat tersebut, karena tahun 2019 Pemerintah Daerah memfokuskan kepada 154 kampung untuk sanitasi jamban sehat.

 

 

“Kepada camat dan puskesmas segera mendata 154 kampung yang belum ikut pemicuan, jika dalam satu kampung memerlukan lebih dari 30 jamban maka akan tetap kita buatkan 30, dan jika satu kampung memerlukan kurang dari 30 jamban maka akan kita berikan sesuai kebutuhan dan sisanya akan kita berikan pada kampung lain”, Lanjut Saipul.

  

Selanjutnya mengenai potensi anggaran, Saipul mengatakan bahwa anggaran bersumber dari Dana Alokasi Kampung, untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah dan organisasi masyarakat atau kepemudaan yang memiliki sumber dana hibah akan ikut andil

 

 

“Dari Kampung akan kita minta sumbangsih dari APBD Kampung, serta perusahaan yang ada di Kecamatan menjadi tugas Camat dan puskesmas. Kemudian kita juga akan membentuk lebaga ditingkat Kabupaten dan Kecamatan dan melibatkan organisasi masyarakat dan kepemudaan”, Ujar Saipul.

  

Berdasarkan paparan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah bahwa jamban sehat adalah fasilitas pembuangan tinja yang mencegah kontaminasi ke badan air, mencegah kontak antara manusia dengan tinja, membuat tinja tersebut tidak dapat dihinggapi serangga, serta binatang lainnya, mencegah bau yang tidak sedap, Konstruksi dudukannya dibuat dengan baik, aman dan mudah dibersihkan.

 

 

Untuk Kabupaten Way Kanan Tahun 2017, terdapat 8.663 KK yang tidak memiliki jamban, 31.233 KK WC Cemplung (terbuka dan tertutup), berdasarkan Basis Data Terpadu, terdapat 5.039 KK yang tidak memiliki jamban.

 

Tampak hadir pada acara tersebut unsur Polres Way Kanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Selan,S.Sos.,M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Drs.Rudi Joko Kurnianto,S.H., Kepala Dinas Kesehatan, dr.Farida Ariyani,M.Kes.,M.M., unsur Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah,unsur satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab, Sudarno,S.Pd.,M.M., Camat dan Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Way Kanan.

  

 

 




b9iEo


Halaman :

<-- Kembali