DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Kabupaten Way Kanan



porprov viii lampung resmi dibuka, way kanan layangkan protes terhadap tim volly ball putri kota metro.

Diposting oleh Dinas kominfo, Tgl 2017-11-27 & wkt 17:18 & dibaca Sebanyak 105 Kali

Bertempat di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Bandar Lampung,Senin (27/11/2017)  Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Dan Pariwisata, Drs. Harun anosa, M.M dan Ketua KONI Way Kanan Deni Ribowo, S.E menghadiri pembukaan pekan olahraga Provinsi Lampung Ke VIII Tahun 2017.

Ajang Tahunan Provinsi itu langsung dibuka oleh Gubernur yang juga Ketua KONI Lampung M Ridho Ficardo, pembukaan itu dilakukan meriah dengan  adanya  defile kontingen dari masing-masing kabupaten dan kota

Pada perhelatan akbar Olahraga Provinsi Lampung itu, Kabupaten Way Kanan berpartisipasi dengan menurunkan 72 Atlet Putra dan 28 Atlet Putri yang akan berlomba dan bertanding pada 11 Cabang Olahraga.

Pada hari pertama pagelaran porprov yang digelar Sabtu (25/11)  itu Tim Volly Ball Putra Way Kanan berhasil mempecundangi Kabupaten Lampung Barat dengan skor 3-0 dan tim yang sama pada minggu (26/11)berhasil mengalahkan pringsewu dengan skor 3-2.

Sementara itu, Tim Volly Ball Putri Kabupaten Way Kanan yang berlaga melawan tim Volly Ball Putri Kota metro menelan kekalahan dengan skor 0-3.

Dari Informasi yang disampaikan Humas KONI Way Kanan, Terkait dengan pertandingan tersebut, Official tim Volly Ball Putri Kabupaten Way Kanan melayangkan protes kepada panitia pelaksana dikarenakan tim volly Ball Kota metro diduga memainkan Atlet Asal Lampung timur.

Kepada dinas Kominfo, Ketua KONI Kabupaten Way Kanan, Deni Ribowo S.E menuturkan, Tim metro memainkan atlet lampung timur tanpa ada rekomendasi keabsahan atlet tersebut bermain di tim metro, menurutnya  hal tersebut menyalahi aturan dan kesepakatan. Yang diperkuat dengan pernyataan bahwa atlet tersebut tidak mengantongi izin main untuk kota metro.

“Peristiwa itu  terjadi  setelah manager tim volly putri way kanan mengetahui setelah set kedua dan protes terhadap panitia, Atlet bernama Fuja itu akhirnya  dikeluarkan oleh panitia.

“Namun yg merugikan kami adalah hasil set pertama dengan adanya pemain ilegal namun masih di anggap sah oleh tim pengabsahan, seharusnya hasil set pertama tidak sah dikarenakan adanya pemaian ilegal itu,”Ujar Deni Ribowo..

“Saya dan ketua kontingen akan melayangkan protes tertulis Kepada panitia besar PORPROV VIII atas peristiwa ini, dan meminta keadilan atas kecurangan tim metro, kami ingin menang atau kalah secara terhormat dan menjunjung tinggi sportifitas,”Jelas Deni Ribowo.

Untuk diketahui Dua hari pelaksanaan Porprov tersebut, lampung selatan memimpin perolehan medali sementara dengan dengan raihan tiga  Emas dan Satu perunggu, sementara itu Kabupaten Way Kanan bersama Kabupaten lampung barat, lampung tengah, Lampung Timur, Mesuji, Pesisir Barat, Tanggamus, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat Belum memperoleh medali.




Wh6Dz


Halaman :

<-- Kembali