Warga Mulyasari Gelar Pengajian Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :12 September 2018 | Sudah Dilihat : 150 Kali Dilihat

Bulan Muharram bagi umat Islam dipahami sebagai bulan Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah 14 abad silam, yang sebelumnya bernama “Yastrib”. Sebenarnya kejadian hijrah Rasulullah tersebut terjadi pada malam tanggal 27 Shafar dan sampai di Yastrib (Madinah) pada tanggal 12 Rabiul awal.

Adapun pemahaman bulan Muharram sebagai bulan Hijrah Nabi, karena bulan Muharram adalah bulan yang pertama dalam kalender Qamariyah yang oleh Umar bin Khattab, yang ketika itu beliau sebagai khalifah kedua sesudah Abu Bakar, dijadikan titik awal mula kalender bagi umat Islam dengan diberi nama Tahun Hijriah. Para shalihin mengajarkan kita agar berdoa menjelang dan awal tahun baru Islam.

Hal tersebut dikatakan Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M saat membacakan sambutan tertulisnya pada Pengajian Akbar Dalam Rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1440 H di Kampung Mulyasari Kecamatan Negeri Agung, Selasa (11/09/2018).

Dalam pengajian tersebut, Bupati muda kelahiran Bumi Ratu 15 September 1978 itu juga mengajak kepada jamaah pengajian yang hadir untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah sebagai modal bagi peningkatan rasa persatuan dan kesatuan di dalam masyarakat.

“Mari kita tingkatkan silaturahmi baik antar warga, yang tua mengarahkan yang muda, yang muda membantu dengan tenaganya serta sesama yang muda saling menghargai dan menyanyangi”, ujar Bupati Raden Adipati.

Bupati peraih penghargaan Top Regent dari Seven Media itu juga mengajak kepada jamaah pengajian untuk senantiasa berserah diri kepada Allah dan senantiasa selalu menguatkan rasa syukur kepada Allah SWT, atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada umatnya.

“Ungkapan rasa syukur ini amatlah penting artinya, karena Allah akan senantiasa melipat gandakan nikmat bagi siapapun yang pandai bersyukur kepada-Nya. Mudah-mudahan kita yang hadir pada hari ini, merupakan bagian dari orang-orang yang pandai bersyukur kepada Allah SWT. Mari kita senantiasa untuk meningkatkan keimanan dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT, dan yang tak kalah pentingnya menjadikan pengajian ini sebagai wadah silaturahmi, untuk memupuk semangat persatuan dan kesatuan kita”,

Selanjutnya, Bupati muda Alumni Kehormatan IPDN Djatinangor Jawa Barat itu juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendo’akan Kabupaten Way Kanan agar senantiasa dirahmati, disintai dan dikasihi Allah SWT, serta seluruh masyarakat dan Aparatur Pemerintah diberikan kekuatan, kesehatan, kemudahan dan kemudahan risky agar dapat bersama-sama saling bahu membahu melaksanakan pembangunan guna mewujudkan Way Kanan Maju dan Berdaya Saing 2021.

“Karena harus kita sadari pula bahwa hanya dengan pertolongan Allah SWT maka kita akan mampu untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam membangun daerah yang kita cintai ini”, tutup Bupati pada pengajian yang juga dilakukan pemberian tali asih kepada masyarakat yang dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yunada Atiek, S.E, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Abu Kori, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sudarno, S.Pd.,M.M, Camat Negeri Agung dan Aparatur Kampung.

Komentar