Wabup Rembuk Perkebunan Dengan Pengusaha Kopi Way Kanan

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :28 November 2019 | Sudah Dilihat : 164 Kali Dilihat

Bertempat di Aula Kecamatan Kasui, Wakil Bupati DR. Drs. H. Edward Antony, M.M menghadiri Kegiatan Pembinaan Masyarakat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lampung (MIG-KRL), Kamis (28/11/2019) yang dihadiri oleh kepala dan unsur Dinas Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Pengurus MIG-KRL Kabupaten Way Kanan serta Pimpinan Kecamatan Kasui dan Ismail komar Owner Kopi WAW Blambangan Umpu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Edward Antony mengatakan bahwa Kabupaten Way Kanan merupakan salah satu dari tiga Kabupaten penunjang produksi Kopi di Provinsi Lampung yang diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM tentang Cita Rasa Kopi Yang Memiliki Khasannya.

“Melalui pembinaan ini diharapkan para Petani mengetahui bagaimana proses perawatan, panen, penjualan hingga mendapatkan kualitas kopi yang baik sehingga mendapatkan harga yang diinginkan. Sebagaimana cita-cita Pemkab yaitu pemutusan mata rantai dengan menjual produksi panen langsung kepada Pengusaha sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani, meningkatkan kesejahteraan serta meningkatkan perekonomian para Petani di Kabupaten ini”, ujar Wakil Bupati Edward Antony.

Pada acara yang juga dilakukan Rembuk Perkebunan Pengusaha Kopi Kabupaten Way Kanan itu, Wakil Bupati lulusan S3 Universitas Padjajaran Bandung itu menegaskan berdasarkan Keputusan Bupati Way Kanan Nomor B.140/V/01-WK/HK/2018 tahun 2018 tentang Koomoditas Unggulan Kabupaten Way Kanan adalah Kopi, maka Dinas Perkebunan Way Kanan mengembangkan suatu kegiatan Pembinaan Berkelanjutan dari Hulu sampai dengan Hilir bersaama OPD terkait.

“Hal tersebut karena dinilai semangat dan komitmen dalam pengembangan Kopi Robusta Way Kanan sampai dengan saat ini terkesan jalan dengan pemikirannya masing-masing tanpa terlihat adanya saling kerjasama dan koordinasi dalam menjalankan komitmen tersebut. Saya berharap para pemangu kepentingan Pengembangan Kopi Robusta Way Kanan dapat berjalan bersama bekerjasama dalam menjalankan komitmen yang telah dibangun guna mencapai hasil yang diinginkan”, tegas Ayah Empat Anak itu.

Diketahui, Kopi Way Kanan telah mendapatkan Sertifikasi Indikasi Geografis (IG) sebagai Kopi Robusta Lampung dengan luasan antara lebih kurang 15.550 ha dengan total produksi 7.360 ton. Dengan sentra produksi kopi berada di Kecamatan Banjit dengan luasan 6.950 ha dan produksi 3.325 ton, Kecamatan Kasui dengan luasan 6.230 ha dan produksi 2.230 ton serta Kecamatan Rebang Tangkas dengan luasan 2.370 ha dengan produksi 1.110 ton.

 

Penulis : Fitria Wulandari

Photo : Emir / Humas Pemda

Komentar