Wabup Edward Antony Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan  

Diposting Oleh : Super Administrator | Tanggal Posting :26 Juli 2018 | Sudah Dilihat : 363 Kali Dilihat

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah di Bidang Kesehatan Tahun 2018 di Rumah Dinas Wakil Bupati yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.I.P, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, kepala dan unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, Direktur RSUD Zainal Abidin Pagar Alam, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, BPJS Cabang Kotabumi dan kepala serta unsur UPT Puskesmas se-Kabupaten Way Kanan, Kamis (26/07/2018).

Menyampaikan arahannya, Wakil Bupati DR. H. Edward Antony, M.M selaku pimpinan rapat mengatakan bahwa Pembangunan Daerah di Kabupaten Way Kanan harus terus dikerjakan dan diselesaikan dengan baik sesuai target yang telah ditentukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera dilaksanakan.

“Program jambanisasi untuk dapat menjadi perhatian dan dapat terus dilaksanakan dan diselesaikan tepat pada target yang telah ditentukan guna mendongkrak IPM di Way Kanan, libatkan seluruh dinas dan pihak-pihak yang dapat dilibatkan untuk membantu menuntaskan program jambanisasi”, ujar Wakil Bupati Edward Antony.

Selanjutnya, terkait dengan banyaknya pasien yang harus menjalani cuci darah, masih lanjut Wakil Bupati yang pernah menjabat Kepala Dinas P2KA Way Kanan itu, agar dapat dipelajari oleh direktur Rumah Sakit, Dinas Kesehatan serta dinas terkait untuk dapat dibangun layanan cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah agar pasien cuci darah tidak perlu jauh-jauh untuk menjalani cuci darah sampai ke luar kota.

“Selain pentingnya pelayanan cuci darah juga tak kalah penting yaitu pelayanan bagi pasien penyandang keterbelakangan mental yang perlu diadakan di Kabupaten Way Kanan. Untuk itu menjadi tugas dinas dan instansi terkait untuk merancang pembangunan pelayanan cuci darah serta pembangunan rumah sakit jiwa yang nantinya pasien penyendang keterbelakangan mental yang berasal dari Kabupaten Way Kanan dapat dilakukan pembinaan di Kabupaten Way Kanan”, lanjut Wakil Bupati yang juga meminta kepada Bazarnas mempelajari untuk keterlibatannya dalam pengelolaan BPJS untuk membantu restribusi pemerintah.

Ditempat yang sama, berdasarkan paparan dari Direktur PT. Bunda Medika Mandiri, dr. Afnizal bahwa syarat untuk dapat mendirikan klinik Cuci Darah di Way Kanan yaitu dengan mendapatkan izin tempat, adanya dokter konsultan ginjal, dokter spesialis penyakit dalam yang telah menjalani pelatihan penyakit dalam, adanya perawat yang sudah pelatihan cuci darah serta memiliki mesin cuci darah minimal empat unit.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati yang memasuki tahun ketiga Kepemimpinannya bersama Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M juga menegaskan terkait perencanaan Landasan Udara Gatot Soebroto menjadi Bandara Komersial, kepada pihak dan dinas terkait untuk terus bergerak menyelesaikan persyaratan-persyaratan yang belum lengkap guna mendukung terwujudnya bandara komersial Gatot Soebroto.

Tak hanya itu Edward Antony juga meminta agar instansi terkait juga fokus dan perhatian terhadap program pengembangan kopi robusta yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dinas perkebunan dan instansi yang membidangi untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat yang telah memproduksi bubuk kopi untuk dapat merubah nama menjadi kopi robusta putri malu”, tutup Wakil Bupati Edward Antony.

 

Komentar