Tingkatkan Parisispasi Pemilih Pemilu,  Kantor Kesbangpol  Way Kanan Sosialisasi

Diposting Oleh : Super Administrator | Tanggal Posting :21 Maret 2019 | Sudah Dilihat : 165 Kali Dilihat

Secara marathon dan berkesinambungan, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Way Kanan terus melakukan  sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu.

Bertempat di di aula Kecamatan Buay Bahuga, Kamis (21/03/2019) Kepala Kesbangpol Way Kanan Drs. Marson, M.M membuka kegiatan Sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, yang dikuti oleh  perwakilan dari Empat kecamatan. Yakni Kecamatan Way Tuba, Buay Bahuga, Bahuga dan Kecamatan Bumi Agung.

Menyampaikan arahannya Marson mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan tingkat partisipasi pemilih sebesar 80 %, untuk tingkat nasional. Dimana untuk tahun 2004 secara nasional hanya mencapai 84 %, untuk tahun 2009 rata-rata 72 %, tahun 2014 rata-rata 74 %. Sementara untuk mengukur kesuksesan pemilihan salah satunya adalah indikator besarnya partisipasi pemilih.

Dijelaskannya Pemerintah telah memberikan hak pilih kepada masyarakat, oleh karena itu hendaknya mampu digunakan dengan sebaik-baiknya, sebab, dengan menggunakan hak pilih, berarti masyarakat telah ikut menentukan masa depan bangsa.

 

“Alangkah baiknya kita dapat menggunakan hak pilih kita, demi terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pemilu yang berarti telah mewujudkan masyarakat yang cerdas berdemokrasi di Way Kanan, sesuai dengan Visi Misi Way Kanan Maju dan Berdaya Saing Tahun 2021,”kata Marson.

Ditempat yang sama, Camat Buay bahuga Suprianto SAN, dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa pihak kecamatan akan selalu membantu, untuk meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat. Serta memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Pemilu, peningkatan partisipasi adalah menuntut peran serta dari masyarakat, para tokoh dan pamong kampung yang ada, untuk selalu memberikan pengertian tentang pentingnya menggunakan hak pilih dalam Pemilu.

Hal ini akan menunjuknya tingginya tingkat kesadaran masyarakat dalam hal berpolitik di Way Kanan, sehingga siapapun yang menjadi pemimpin benar-benar merupakan hasil  pilihan mayoritas masyarakati.

Disisi lain,  Nurhayati Pimpinan Bawaslu Way Kanan, menekankan pada bidang pengawasan terhadap pelanggaran kampanye dan  money politik serta kampanye hitam, yang mungkin dilaksanakan oleh tim-tim dari peserta Pemilu. Larangan tempat-tempat kampanye, pemasangan apk, serta money politik.

Bingkisan dalam kampanye yang diperkenan untuk diberikan kepada peserta kampanya, nominalnya tidak melebihi sebesar Rp. 60 ribu, itupun dalam bentuk barang, seperti baju, kerudung, topi dan lainnya. “kalau sembako tidak diperkanankan, dan hal ini telah melanggar aturan yang ada, sehingga baik yang menerima maupun yang memberi akan diberi sanksi,”kata Nurhayati.

Pengawasan dalam pelaksanaan Pemilu ini Lanjut Nurhayati, bukan hanya tanggungjawab Bawaslu semata, namun menrupakan tanggungjawab seluruh masyarakat yang ada, jika ditemukan pelanggaran Pemilu, silahkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada Bawaslu maupun pengawas-pengawas desa yang telah ada di setiap kampung dan TPS.

Komentar