Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah 2 Orang, Berikut Penjelasan Juru Bicara Covid-19 Way Kanan

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :21 Mei 2020 | Sudah Dilihat : 783 Kali Dilihat

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Way Kanan, yang Juga Kepala Dinas Kesehatan, Anang Risgiyanto, SKM., M.Kes membenarkan Informasi adanya pertambahan Warga Way Kanan yang terkonfirmasi Covid-19, sebagaimana yang di rilis pemerintah Provinsi Lampung pada tanggal 21 Mei 2020

Dengan keterangan tersebut total terkonfirmasi covid-19 di kabupaten way kanan sebanyak 6 orang dengan keterangan 1 orang sembuh dan 5 lainnya masih dalam proses perawatan

Jubir Covid-19 Way Kanan Menjelaskan dua warga Way Kanan yang positif Covid-19 yang pertama inisial MZ, umur 20 tahun, jenis kelamin laki-laki, asal Kecamatan Rebang Tangkas dan yang kedua berinisial Ft, umur 54 tahun, jenis kelamin perempuan, warga Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan

Kronologi pasien pertama warga yang dinyatakan positif Covid-19 berinisal MZ sebagai berikut,

Pada Selasa, 18-04-2020, MZ bersama rekan-rekannya sampai di Baradatu dan diterima tim Gugus Tugas kecamatan setempat. Sesuai dengan protokol kesehatan, kemudian MZ langsung diisolasi di ruangan khusus, di Pondok Pesantren Al-Fatah, Gunung Katun, Kecamatan Baradatu selama kurang lebih enam hari.

“MZ merupakan salah satu santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Magetan Jawa Timur” Jelas Anang

Pada Hari Jumat, 24 April 2020, MZ kembali ke rumah orang tuanya di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Rebang Tangkas. Selama di rumah, MZ patuh menjalankan isolasi mandiri.

Pada 28 April 2020, berdasarkan informasi, di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur banyak santri yang terkonfirmasi Covid-19. Sebagai bentuk kewaspadaan, semua santri yang berasal dari Temboro dilakukan pemeriksaan dengan RDT sebanyak dua kali pemeriksaan.

Pada Rabu 29  Aprilnya, MZ diperiksa Rapid Test pertama oleh Tim Pemeriksa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, dengan hasil non reaktif. Setelah dilakukan Rapid Test, disampaikan dengan keluarga MZ untuk dilakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari ke depan.

Pada Hari Selasa, 5 Mei 2020, MZ kembali diperiksaan Rapid Test kedua oleh Tim Pemeriksa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan dengan hasil reaktif.

Selanjutnya, Rabu, 6 Mei 2020, MZ ditindaklanjuti dengan pengambilan Swab/sputum pertama dan sampelnya dikirim ke Dinas Kesehatan Propinsi Lampung, kemudian dikirim ke BBLK Palembang untuk dilakukan pemeriksaan sampel.

Kemudian Kamis, 7 Mei 2020, MZ dilakukan pengambilan Swab/Sputum kedua dan sampel dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kemudian dikirim ke BBLK Palembang untuk dilakukan pemeriksaan sampel. dan Selanjutnya, sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel, kembali disampaikan ke keluarga MZ untuk dilakukan isolasi mandiri di rumahnya, dengan menerapkan PHBS dan physical distancing.

Pada Rabu, 21 Mei 2020, mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung jika pemeriksaan sampel Swab/Sputum MZ dengan hasil konfirmasi positif Covid-19.

“Tatalaksana selanjutnya adalah karantina mandiri dengan menerapkan PHBS dan physical distancing,” Ucap Kadis Kesehatan.

Pada kelompok ini juga akan dikonfirmasi dengan pemeriksaan RT PCR sebanyak dua kali selama dua hari berturut-turut, di Laboratorium pemeriksa.

Apabila OTG yang terkonfirmasi positif menunjukkan gejala demam (≥38oC) atau batuk/pilek/nyeri tenggorokan selama masa karantina maka jika gejala ringan dapat dilakukan isolasi diri di rumah, jika gejala sedang dilakukan isolasi di RS darurat dan jika gejala berat dilakukan isolasi di RS rujukan.

“Berdasarkan SOP penanganan pasien konfirmasi covid-19 tanpa gejala diisolasi di rumah. Namun untuk mengurangi kontak dengan orang/warga dan supaya lebih terpantau kondisi kesehatannya, maka MZ diantar ke Ruang Isolasi RS ZAPA Way Kanan” Jelas Anang

“Selanjutnya akan terus dilakukan pemantauan kesehatannya termasuk kebutuhan harian makan dan minumnya akan Gugus Tugas urus, sehingga yang bersangkutan benar-benar bisa terkontrol kondisi kesehatannya,” Lanjut Juru Bicara Covid-19 Way Kanan.

Terkonfirmasi positif Covid-19 yang kedua berinisial Ft, umur 54 tahun, jenis kelamin perempuan, warga Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan dengan kronologi sebagai berikut

Pada 6 Februari 2020, Ft, selama satu bulan lebih berada di Bandar Lampung, menemani dan mengurus anaknya operasi Caesar di RS Bintang Amin.

Lalu pada 19 Maret 2020, Ft, kembali ke Baradatu dari Bandar Lampung dalam keadaan sehat (tidak ada keluhan).

Pada Sabtu, 18 April 2020, anaknya datang dari Bogor dan tinggal bersama di rumah Ft.

“Ft merupakan asisten rumah tangga (ART) dari AS. Kegiatan sehari-hari Ft hanya berada di rumahnya dan rumah AS dan pada 4 hingga 6 Mei 2020 berada di RSUD ZAPA menemani istri dari AS operasi SC” Jelas Anang

Lalu pada Kamis, 7 Mei 2020, Ft dilakukan rapid test, terkait kontak erat dengan kasus konfirmasi positif Covid-19, AS.

Dari hasil pemeriksaan rapid test menunjukkan reaktif, sehingga tatalaksana selanjutnya dilakukan pengambilan sampel swab/sputum pertama oleh Tim Pemeriksa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan. Kemudian Ft dianjurkan untuk isolasi mandiri di rumah dengan menerapkan PHBS dan physical distancing.

Pada Jumat, 8 Mei 2020, dilakukan pengambilan sampel swab/sputum kedua oleh Tim Pemeriksa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan. dan Selanjutnya sampel dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kemudian dikirim ke BBLK Palembang untuk dilakukan pemeriksaan sampel. Sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel kembali disampaikan dengan Ft untuk isolasi mandiri di rumahnya, dengan menerapkan PHBS dan physical distancing.

Kemudian Pada Rabu, 21 Mei 2020, mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pemeriksaan sampel Swab/Sputum Ft dengan hasil konfirmasi positif Covid-19

Sama seperti pasien sebelumnya Tatalaksana selanjutnya karantina mandiri dengan menerapkan PHBS dan physical distancing. Pada kelompok ini juga akan dikonfirmasi dengan pemeriksaan RT PCR sebanyak dua kali selama dua hari berturut-turut, di Laboratorium pemeriksa.

Berdasarkan SOP penanganan pasien konfirmasi Covid-19 tanpa gejala diisolasi di rumah. Namun untuk mengurangi kontak dengan orang/warga dan supaya lebih terpantau kondisi kesehatannya, maka Ft. diantar ke ruang isolasi RS ZAPA Way Kanan

“Selanjutnya akan terus dilakukan pemantauan kesehatannya termasuk kebutuhan harian makan minumnya akan Gugus Tugas urus, sehingga yang bersangkutan benar-benar bisa terkontrol kondisi kesehatannya. Tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan PHBS, dan physical distancing. Kita semua berdoa semoga semuanya akan sehat-sehat saja” Ucap Juru Bicara Covid-19 Way Kanan

Komentar