Sidang Paripurna DPRD, Bupati Adipati Sampaikan Pidato Perdana Periode Kedua

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :01 Maret 2021 | Sudah Dilihat : 306 Kali Dilihat

Moment sidang istimewa ini menjadi starting point bagi saya untuk memulai tugas melaksanakan Pemerintahan 2021-2024, saya selaku Bupati Kabupaten Way Kanan bersama Wakil Bupati akan menyampaikan beberapa kondisi yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang akan kita hadapi dalam pembangunan kedepan, dalam rangka mewujudkan visi misi. Berdasarkan kondisi, potensi dan letak strategis Kabupaten Way Kanan memiliki keunggulan komparatif yang dapat mendorong percepatan pembangunan agar sejajar dengan daerah lain.  Letak strategis di Jalan Nasional Lintas Tengah Sumatera sepanjang 81,9 km, didukung dengan keberadaan jalur Kereta Api dengan 4 Stasiun, keberadaan Bandara Gatot Subroto yang segera melayani penerbangan sipil akan semakin membuka konektifitas antara wilayah. Hal ini merupakan kekuatan dan peluang yang dapat terus dikembangkan sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Menurut pola tata guna lahannya sebagian besar merupakan lahan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan,  Selain itu Kabupaten Way Kanan merupakan daerah river basin yang sebagian besar sungai-sungainya mengalir dari arah Barat yang berbukit-bukit menuju kearah Timur yang landai. Sebagian air sungai ini di kelola melalui Daerah Irigasi (DI) Way Umpu, Bendung Way Besai dan Suplesi Way Besai, serta Daerah Irigasi (DI) Komering. Hal ini sangat potensial dimanfaatkan untuk budidaya pertanian, perkebunan, budidaya ikan, dan pariwisata. Dari sisi demografi dapat kita lihat bahwa penduduk Kabupaten Way Kanan tahun 2019 berjumlah 450.109 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,95%”, ujar Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M saat menyampaikan pidatonya pada Sidang Paripurna Mendengarkan Pidato Bupati Way Kanan Terpilih Masa Jabatan 2021-2024 di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat, Senin (01/03/2021).

 

Pada pidato perdana Periode Kepemimpinan Kedua Bupati Adipati juga menyampaikan bahwa Untuk kondisi perekonomian Kabupaten Way Kanan selama periode 2016-2019 rata-rata tumbuh 5,16% dan pada tahun 2019 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adhb sudah mencapai 14,1 trilyun rupiah dengan PDRB perkapita sudah mencapai Rp. 31,378,767.84. Perekonomian daerah ditopang oleh lapangan usaha pertanian dengan kontribusi rata-rata terhadap PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) selama periode 2016-2019 mencapai 36,26% dan laju pertumbuhan rata-rata mencapai 2,65%, disusul oleh lapangan usaha industri pengolahan dengan kontribusi rata-rata mencapai 22,77% dan laju pertumbuhan rata-rata mencapai 6,45%, lapangan usaha perdagangan dengan kontribusi rata-rata mencapai 9,56% dan laju pertumbuhan rata-rata 6,29%, dan lapangan usaha konstruksi dengan kontribusi rata-rata mencapai 8,15% dan laju pertumbuhan rata-rata mencapai 8,03%.

“Sementarai sisi pembangunan Sumberdaya Manusia juga terus dilakukan, hal ini terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia yang pada tahun 2016 sebesar 65,74 meningkat menjadi 67,44 pada tahun 2020.  Hal ini ditopang oleh semakin baiknya angka harapan hidup, angka rata-rata lama sekolah, angka harapan lama sekolah, dan angka pengeluaran perkapita yang disesuaikan. Untuk kesejahteraan masyarakat juga semakin membaik, hal ini terlihat dari menurunnya angka kemiskinan, yang pada tahun 2016 angka kemiskinan sebesar 14,58% menurun menjadi 12,90% pada tahun 2020. Dalam hal tata kelola pemerintahan dibidang pengelolaan keuangan telah diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 10 tahun berturut-turut. Sedangkan terkait pelayanan publik saat ini sudah berada pada zona hijau dengan Nilai 97,12 berada di peringkat 4 kabupaten seluruh Indonesia dan peringkat 1 se-Sumatera dan kualitas pengawasan APIP pada level 3”, ujar Bupati terpililh Periode 2021-2024 dengan Visi Way Kanan Unggul dan Sejahtera.

Jika kepemimpinan saya pada periode pertama 2016-2021 Kita berhasil menorehkan hasil pembangunan yang cukup baik dari aspek makro maupun mikro, dengan prestasi dan penghargaan, lanjutnya, maka kedepan kita menghadapi  persoalan dan tantangan yang berat dan kompleks. Covid 19 dengan segala dampak ekonomi dan sosialnya belum berakhir. Pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah, mengalami penurunan tajam. Pendapatan masyarakat juga menurun. Sementara untuk  mempertahankan pelayanan publik yang memadai,  kita memerlukan biaya pemeliharaan sarana dan prasarana yang cukup besar.  Keterbatasan finansial  dan SDM ini masih akan kita rasakan beberapa tahun kedepan. 

 

“Dengan pertimbangan kemampuan yang kita miliki dan  persoalan pandemik yang belum berakhir. Maka arah pembangunan saat ini dan kedepan akan lebih terfokus pada upaya pembangunan SDM khususnya penanggulangan Covid 19, pemulihan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik. Juga pembangunan SDM Bidang Kesehatan, Pendidikan dan Perlindungan Sosial. Sedangkan arah kebijakan pembangunan ekonomi, ditekankan pada  upaya pemulihan  dampak pandemik di sektor ekonomi.  Dengan prioritas peningkatan produktifitas pertanian, mengembangkan industri  kecil, pariwisata dan ekonomi kreatif.  Dengan target agar usaha-usaha hasil olahan pertanian, koperasi, UMKM serta kelompok tani tetap tumbuh dan berkembang. Selanjutnya pembangunan infrastruktur hanya akan lebih ditekankan pada upaya untuk menunjang pembangunan ekonomi, pembangunan SDM, mendorong kelancaran pelayanan publik dan peningkatan kualitas lingkungan hidup”, jelas Bupati Warga Kehormatan Artileri Marinir yang juga menjelaskan bahwa RPJMD pada saat ini masih dalam proses penyusunan. Dalam penyusunan RPJMD tersebut tentu akan mempertimbangkan beberapa kondisi yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang akan dihadapi dalam pembangunan kedepan.

 

Diketahui, turut hadir pada Paripurna tersebut Wakil Bupati Drs. Ali Rahman, M.T, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Komandan Skadron 12/Serbu, Komandan Lanudad Gatsu, Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.IP, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, kepala Inspektorat Daerah Kabupaten, Sekretaris dan Anggota DPRD, Bagian Tata Pemerintahan dan Bagian Hukum Setdakab serta Ketua Forum Camat.

 

 

Penulis : Fitria Wulandari

Photo : Team

Komentar