Sekda Saipul Tegaskan Pihak Terkait Salurkan Bantuan Sesuai Aturan

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :13 Februari 2020 | Sudah Dilihat : 272 Kali Dilihat

Sekretris Daaerah Kabupaten Saipul, S.Sos.,M.IP didampingi Sekretaris Inpektorat Falahudin, S.I.Kom dan Kepala Dinas Sosial Pardi, S.H.,M.M memimpin Rapat Koordinasi Bantuan Sosial Pangan (BSP) Program Sembako Kabupaten Way Kanan Tahun 2020 di Aula TP PKK Kabupaten setempat, Kamis (13/02/2020).

Dalam rapat yang dihadiri pula oleh Kepala dan unsur Polres Way Kanan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Bagian Perekonomian Setdakab, Badan Pusat Statistik, PT. Bulog, Bank Mandiri, Koordinator PKH, TKSK serta Camat se-Kabupaten Way Kanan.

Sekda Saipul dalam arahannya mengatakan bahwa terkait dengan adanya perubahan pada judul Bantuan dari Pangan Non Tunai menjadi Bantuan Sosial Pangan bukanlah menjadi persoalan, karena dari teknis pelaksanaan tidak terdapat banyak perubahan. Yang perlu disamakan yaitu bagaimana koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam proses penyaluran bantuan tersebut.

“Dalam pelaksanaan penyaluran Bantuan ini, Saya ingatkan agar para pihak yang bertugas dan bertanggungjawab untuk dapat melaksanakannya dengan baik-baiknya sampai kepada para penerima bantuan. Jangan coba bermain jika tidak ingin terjerak permasalahan hukum. Serta saling berkoordinasi dan sampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat agar masyarakat dapat memahami perubahan yang terjadi serta teknisnya”, ujar Sekda Saipul.

Selanjutnya, Sekda Saipul juga menekankan kepada PT. Bulog yang ingin berlanjut menjalin kerjasama dalam penyaluran Bantuan untuk dapat terus menyediakan beras dengan kualitas bagus atau premium yang layak dikonsumsi oleh masyarakat. Dan kepada Bank Mandiri, Sekda Saipul juga menegaskan agar dapat melakukan penyuluhan atau rapat koordinasi dengan E-Warung yang ada di Kabupaten Way Kanan terkait dengan kesediaan dan teknis bantuan Tahun 2020 ini.

“Selain itu, Saya tegaskan kembali kepada para pihak yang terlilbat dalam proses penyaluran bantuan untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat. Jangan sampai terdengar berbagai keluhan lagi dari masyarakat baik dari penyedia maupun barang bantuannya yang dinilai tidak tepat”, tegas Sekda Saipul.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial, Pardi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tahun 2020 Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berubah nama menjadi Bantuan Sosial Pangan (BSP) Program Sembako dengan jumlah nilai bantuan non tunai yang akan diterima oleh masyarakat yaitu sebesar Rp 150.000/KPM/Bulan dari sebelumnya sebesar Rp 110.000/KPM/Bulan. Dengan batas pembelian sembako pada E-Warung selama 105 hari.

“Apalabila dana non tunai yang telah disalurkan kepada masyakat tidak dipergunakan sampai dengan batas waktu 105 hari, maka bantuan non tunai tersebut akan ditarik kembali oleh Kementerian Sosial. Selain itu, Bantuan sembako Tahun 2020 ini bertambah selain beras juga terdapat buah-buahan”, ujar Pardi.

 

Penulis : Fitria Wulandari

Photo : Ari / Dokumentasi Pimpinan

Komentar