Saipul, S.Sos., M.IP Pimpin DMI Way Kanan 2018-2023

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :14 Maret 2019 | Sudah Dilihat : 236 Kali Dilihat

Masjid merupakan satu institusi sentral dalam peradaban Islam dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Dari masjid akan tumbuh dan berkembang khazanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam. Masjid sejatinya selain menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga berperan sebagai wahana untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta berbagai bidang lainnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati DR. Drs. H. Edward Antony, M.M saat memberikan sambutan pada Pengukuhan Dewan Pengurus Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Way Kanan Tahun 2019 Masa Bhakti 2018-2023 di Ruang Rapat Utama Pemerintah Daerah Kabupaten setempat, Kamis (14/03/2019).

Dikatakannya,  bahwa dengan terbentuknya Dewan Masjid Indonesia untuk pertama kalinya di Kabupaten Way Kanan dapat mengemban amanah organisasi secara baik untuk kemaslahatan umat. Karena bagi seorang muslim, Masjid adalah lembaga terpenting setelah rumah dan tempat kerja juga merupakan pusat kegiatan komunitas muslim, tempat bersosialisasi, dan tempat kembali mensucikan dan mendekatkan diri ke Allah SWT.

“Kita semua berkepentingan agar masjid dijaga jangan sampai jatuh ketangan mereka yang menyebarkan gagasan yang tidak Islami seperti radikalisme, fanatisme sektarian, permusuhan terhadap agama dan kepercayaan orang lain, dan anjuran-anjuran provokatif yang bisa berujung kepada tindak kekerasan dan terorisme. Islam adalah agama yang sangat toleran. Islam mengajarkan kepada kita bahwa jalan terbaik adalah jalan tengah”, ujar Wakil Bupati kelahiran Muara Enim 08 Oktober 1960  itu.

Diterangkannya, Dalam usianya menjelang 47 tahun, sejak didirikannya pada tanggal 22 Juni 1972, masih banyak ruang bagi Dewan Masjid Indonesia (DMI) khususnya di Kabupaten Way Kanan untuk berbuat bagi kemajuan dan peningkatan kualitas pengelola Masjid. 

“Beberapa hal yang menjadi harapan Saya kepada seluruh pengurus Pimpinan Daerah DMI Way Kanan yaitu Saya berharap DMI senantiasa memberdayakan masjid untuk melakukan upaya edukasi kepada umat muslim melalui dakwah dalam rangka peningkatan karakter dan moral umat muslim dalam berbangsa, bernegara dan bermasyarakat umatnya kepada generasi muda dan diharapkan mampu mendorong masjid agar dimanfaatkan tidak hanya sebagai sarana ibadah, namun juga dapat dijadikan sarana pendidikan, baik pendidikan Tahfidzul Qur’an (hapalan Qur’an) dan Tahsinul Qur’an atau memperbaiki kualitas bacaan Quran maupun pendidikan dasar formal seperti TK, SD dan SMP”, tutur Wakil Bupati yang juga Ketau Kwarcab Gerakan Pramuka Kabuaten Way Kanan itu.

Pada kesempatan itu Edward Antony juga mengungkapkan Harapannya agar DMI mampu memberdayakan masjid sebagai sarana menumbuh kembangkan minat, bakat dan keterampilan generasi muda serta mampu mendorong dalam penciptaan kemakmuran masjid melalui optimalisasi zakat, infaq, shadaqah yang bekerjasama dengan BAZDA serta melalui  pengembangan usaha yang berbasis syariah sehingga dapat lebih optimal membantu maupun memberdayakan kaum dhuafa utamanya bagi anak-anak yatim piatu dan anak-anak terlantar. 

Pengukuhan Dewan Pengurus Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Way Kanan Tahun 2019 Masa Bhakti 2018-2023 itu dihadiri Ketua Dewan Pimpinan wilayah DMI Provinsi Lampung, Drs. H.M. Santoso Yusuf, M.M beserta jajaran. Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, kepala dan unsur Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Agama Way Kanan.

Dari Informasi yang dihimpun dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Way Kanan  Dewan Pengurus Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Way Kanan Masa Bhakti 2018-2023 di Ketuai oleh Saipul, Sos., M.IP, sementara itu Bupati, Ketua DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama serta  Ketua MUI Way Kanan  didaulat menjadi Pembina.

 

Penulis : Fitria Wulandari

Editor : Edwar Apriadi

Photo : Humas Pemda

 

Komentar