Pemkab Way Kanan Sosialisasikan Gerakan Deteksi Dini Faktor Resiko PTM

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :23 April 2019 | Sudah Dilihat : 279 Kali Dilihat

Bertempat di Gedung Pertemuan Rumah Makan Way Tahmi Kecamatan Blambangan Umpu, Sekretaris Daerah Kabupaten H. Saipul, S.Sos.,M.IP didampingi Kepala Bidang Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Sri Ariyanti, M.M.,M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Anang Risgiyanto, SKM.,M.Kes dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Ixuan Akhmadi, S.Sos menghadiri Pertemuan Sosialisasi Gerakan Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular di Tingkat Kecamatan Kabupaten / Kota Tahun 2019, Selasa (23/04/2019).

Menyampaikan arahannya, Sekda Saipul mengatakan bahwa peran Pemerintah Daerah Kabupaten dalam pencapaian target pengendalian Penyakit Tidak Menular dan kesehatan jiwa melalui kebijakan umum dan issu strategis dengan pertimbangan prioritas yaitu kebijakan nasional (nawacita), prioritas nasional bidang kesehatan pada RPJMN 2014-2019 bidang kesehatan, renstra Kementerian Kesehatan 2014-2019, program prioritas / unggulan Bupati Tahun 2018-2022 yang tertuang dalam RPJMD  - RENSTRA Dinas Kesehatan Tahun 2018-2022, SPM yang harus dicapai serta usulan musrenbang kecamatan sebagai acuan penyusunan RKPD Dinas Kesehatan Tahun 2020. 

“Pemerintah Daerah juga fokus dan serius dalam peningkatan dibidang kesehatan baik sarana prasarana maupun tenaga kesehatan yang dapat diukur melalui faktor IPM melalui kebijakan pertama yaitu mengupayakan semua Puskesmas terakreditasi agar pelayanan terus meningkat kemudian melalui kebijakan peningkatakn kapasitas SDM melalui berbagai pelatihan dan kegiatan agar tidak terjadi ketertinggalan dalam melakukan dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat”, ujar Sekda Saipul yang juga mengatakan bahwa pemberdayaan tenaga kesehatan masih menjadi tugas yang harus diselesaikan.

 

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Anang Risgiyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan dengan visi mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, Maju dan Berdaya Saing dan misi meningkatkan Puskesmas terakreditasi dan mempersiapkan Puskesmas BLUD, meningkatkan cakupan kepesertaan masyarakat dalam Jaminan Kesehatan Nasional, meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat serta PHBS, meningkatkan kapasitas SDM, sarana prasarana serta kualitas Aparatur Pemerintah, Swasta dan Lintas Sektoral serta meningkatkan jejaringan pelayanan kesehatan di plosok memiliki sasaran yaitu meningkatnya derajat kesehatan masayarkat Kabupaten Way Kanan serta strategi peningkatan aksebilitas dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara adil dan merata.

“Dalam sasaran strategis Dinas Kesehatan dengan indikator meningkatkanya dukungan manajemen dan integrasi perencanaan dan sistem informasi kesehatan, meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan, meningkatnya upaya promotif dan preventif serta pemberdayaan masyarakat, meningkatnya kemandirian, akses dan mutu sediaan farmasi, alat kesehatan dan makanan, selanjutnya meningkatnya kesehatan masyarakat, meningkatnya upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular, meningkatnya sinergitas dan kemitraan lintas sektor, LSM dan dunia usaha serta meningkatnya lingkungan sehat”, ujar Kadis Kesehatan Anang.

 

Selanjutnya, Dinas Kesehatan pada tahun 2020 memiliki program yang terdapat pada RKPD sesuai amanat Rakernas Tahun 2019 dengan 5 kegiatan utama yaitu peningkatan cakupan dan mutu imunisasi, percepatan eliminasi TB, percepatan penutunan stunting, peningkatan pencegahan dan pengendalian PTM serta percepatan penurunan AKI dan AKN. Kemudian pelaksanaan kegiatan mengacu pada 12 indikator SPM Program Kesehatan, pelaksanaan kegiatan pada tahun 2019 sejumlah 22 program dan 96 kegiatan serta mengakomodasi hasil musrenbang tingkat kecamatan dan lokakarya mini puskesmas.

“Sementara untuk analisa masalah dan rencana tindak lanjut dengan mengidentidikasi masalah kematian tahun 2018, Prev Stunting, peningkatan kasus, Program Pengendalian Penyakit Menular, Peserta Jaminan Kesehatan Nasional target 100%, Belum diaplikasinya pengelolaan UPT Puskesmas sesuai mekanisme pengelolaan BLUD serta Keberlangsungan ketersediaan obat, farmasi dan vaksin”, lanjutnya pada acara yang juga dihadiri oleh kepala dan unsur Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan dan Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Unsur Pimpinan Kecamatan, TP PKK kecamatan dan Masyarakat Kecamatan Way Tuba.

 

Diketahui, usai membuka Sosialisasi tersebut, Sekda Saipul selanjutnya membuka Forum Group Discussion (FGD) dan Pengumpulan Data Sekunder Kawasan Transmigrasi Kabupaten Way Kanan di Ruang Rapat Utama Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan.

 

Penulis : Fitria Wulandari

Editor : Edwar Apriadi

Photo : Kominfo

 

 

Komentar