Pemkab Way Kanan Melakukan Audiensi Dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :28 November 2019 | Sudah Dilihat : 312 Kali Dilihat

Dengan adanya perubahan  perluasan areal sawah dan sawah tadah hujan di wilayah Kabupaten Way Kanan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan bermaksud membangun jaringan saluran irigasi bari di wilayah Kampung Serdang Kuring dan Kota Dewa Kecamatan Bahuga dari Saluran Sekunder BBG 12 dengan luas Sawah yang akan dialiri yaitu 750 ha dan Kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu dari Saluran Sekunder dengan luas sawah yang akan dialiri seluas 850 ha yang menjadi kewenangan dari Ditjen SDA Kementerian PUPERA.

Untuk itu, pada hari ini, Kamis (28/11/2019) Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Drs. Ali Rahman, M.T, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Ir. Maulana M.MAP dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad Darwis, S.STP melakukan Audiensi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII di Palembang Sumatera Selatan yang diterima langsung Kepala BalaiIr. Birendrajana, M.T beserta jajaaranya.

Maksud dari Bupati Raden Adipati Surya dan jajaran melakukan audiensi tersebut yaitu menyampaikan permohonan dukungan Pembangunan Jaringan Irigasi yaitu untuk memperlancar aliran air ke sawah-sawah masyarakat dengan harapan dapat meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat yang bertujuan daat tersedianya air yang cukup untuk pertanian dilawah sawah terutama dimusim kemarau, meningkatkan produktivitas komoditi padi sawah, meningkatkan produktivitas lahan pertanian serta membantu Pemerintah dalam pelaksanaan program pertanian terutama peningkatan produksi beras secara Nasional.

Dari informasi yang diterima Dinas Komunikasi dan Informatika, pada audiensi tersebut Bupati yang baru menerima Penghargaan Anugerah Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI itu juga menjelaskan bahwa untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan pada lahan sawah dan tersedianya pangan terutama beras maka kontribusi para petani pada pembangunan pertanian cukup besar karena posisi petani merupakan pelaku utama sebagai pengelola sektor pertanian secara luas. Tetapi tujuan pembangunan pertanian secara luas salah satunya untuk meningkatkan dan mempertahankan ketahanan pangan terutama ketersediaan beras sedikitnya mengalami kendala.

Bupati Adipati juga menyampaikan faktor yang menyebabkan terjadinya hambatan terhadap lajunya program ketahanan pangan dan sangat besar pengaruhnya terhadap kegiatan pertanian yaitu semakin kurangnya debe air dan sumber mata air akibat gundulnya hutan, rusaknya kondisi jaringan irigasi, belum adanya perbaikan jaringan irigasi yang ada. Serta dari perubahan tersebut dampak yang dirasakan khususnya oleh para petani adalah mulai kekurangan air dan cenderung gagal panen, Maka diperlukan saluran irigasi yang mendukung agar petani dapat berusaha tani setiap musim.

Diketahui, Kabupaten Way Kanan merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Lampung yang memakai nama sungai yaitu “Way Kanan” (way = sungai), juga wilayah ini memiliki 6 (Enam) aliran sungai yang besar yaitu Way Kanan dengan panjang aliran sungai 51 Km, Catchment Area (CA) 1.198 Km2 , Way Umpu dengan panjang aliran sungai 103 Km, CA 1.179 Km2 , Way Besai dengan panjang aliran sungai 113 Km, CA 870 Km2 , Way Giham dengan panjang aliran sungai 80 Km, CA 506 Km2 , Way Tahmi dengan panjang aliran sungai 61 Km, CA 550 Km2 dan Way Pisang dengan panjang aliran sungai 50 Km, CA 386 Km2 . Pada daerah aliran sungai ini terdapat 62 (Enam puluh dua) kampung dari 221 kampung yang ada di kabupaten Way Kanan.

Selanjutnya, yang menjadi sasaran dari pembangunan jaringan irigasi tersebut adalah dapat teraliri areal sawah seluas ± 1652 Ha dengan rincian Kecamatan Bahuga di Desa Serdang Kuring dengan luas sawah yang perlu dialiri ± 750 Ha dan Kota Dewa dengan luas sawah yang perlu dialiri ± 323 Ha pada serta di Kecamatan Pakuan Ratu di Kampung Karang Agung dengan Luas Sawah yang perlu dialiri ± 850 Ha. Kemudian dapat diatur pola tanam, peningatan produktivita lahan dari pola tanam, serta peningkatan perekonomian desa.

Sementara untuk Wilayah Pelaksanaan (Usulan) Pelaksaan pembangunan jaringan irigasi tersebut berada di Saluran irigasi tersebut dibuat melalui saluran sub sekunder BBG 12 Kanan sampai dengan Desa Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu dengan panjang jaringan ± 9000 m dan rehap saluran tersier yang rusak untuk diperbaiki yang berada di Wilayah Kecamatan Bahuga, Kecamatan Buay Bahuga serta Kecamatan Pakuan Ratu.

 

Penuliis : Fitria Wulandari

Editor : Deny Kesuma

Photo : Nurdin / Humas Pemda

Komentar