Pemkab Way Kanan Ikuti Rapat Pleno TPAKD Provinsi Lampung Melalui Virtual Meeting

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :29 Juni 2020 | Sudah Dilihat : 89 Kali Dilihat

Pemerintah Kabupaten Way Kanan, yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir.Kussarwono, M.T. Bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Drs.Rudi Joko Kurnianto, S.H, Kepala Dinas Koperasi, Usaha  Kecil dan Menengah, Edwin Bavur, S.Sos  dan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian, Andika Saputra, S.E., M.M. mengikuti Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung Melalui Virtual Meeting, Senin (29/06/2020)

Rapat Tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Lampung Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D, yang dalam sambutanya menyampaikan Apresiasi dan Terima Kasih atas peran serta TPAKD Sebagai forum koordinasi antara pemerintah daerah dan stake holder terkait, yang diharapkan dapat membuat jaringan koordinasi dan sinergisitas yang semakin solid dalam mendorong tingkat literasi dan inklusi keuangan di provinsi lampung.

“Rapat tersebut membahas beberapa hal antara lain adalah Kredit Usaha Rakyat ( KUR) dimana KUR merupakan Program Wajib TPAKD di Tahun 2020 dengan tujuan Perluasan Ruang Lingkup Penerima Manfaat, tidak hanya untuk pelaku mirko dan UMKM saja namun juga secara luas untuk Petani, Nelayan, dan Sektor-sektor Produktif lainnya agar tidak ada kendala permodalan di sektor-sektor produktif tersebut” Jelas Wagub Nunik

Wakil Gubernur Lampung Juga Menjelaskan Program KUR juga selaras dengan Program Kartu Petani Berjaya (PKPB), dimana program tersebut dihadirkan untuk memberikan kepastian ketersediaan sarana dan prasarana pertanian, penanganan pasca panen, dan kepastian pasar, juga memberikan bantuan permodalan berupa kerdit usaha tani dan beasiswa bagi anak-anak tani yang berprestasi.

“Adanya integrasi program KUR dan TPAKD diharapkan dapat menjadi solusi tentang persoalan permodalan bagi para petani, nelayan dan sektor-sektor produktif lainnya, kehadiran TPAKD diharapkan dapat mensukseskan implementasi program PKPB tersebut” Jelasnya

Wagub Nunik menghimbau kepada seluruh kabupaten/kota se-provinsi lampung agar berperan serta aktif melakukan pendataan, identifikasi, termasuk sampai dengan penginputan data untuk pihak-pihak yang dapat kita dorong untuk memanfaatkan program KUR tersebut

“Kita semua sedang menghadapi pandemi covid-19, kondisi tersebut secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi terhadap pelaksanaan program, memang situasi tersebut tidak mudah dan berat, karena berdampak pada kehidupan masyarakat, untuk itu sosialisasi menjadi hal yang sangat penting dilakukan agar kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meminimalkan dampak covid-19 ini bisa diterima baik oleh masyarakat luas” Ucap Nunik

Kepala OJK Provinsi Lampung, Indra Krisna menyampaikan TPAKD adalah salah satu sarana untuk mempertemukan stake holder terkait yang nantinya akan dapat menjadi terobosan untuk akses keuangan didaerah.

“Pentingnya Perluasan Akses Keuangan Didaerah antara lain adalah Kebutuhan akses pembiayaan UMKM dengan biaya rendah, Tingginya praktik investasi ilegal dan pembiayaan rentenir, serta Tingkat suku bunga kredit mikro relatif masih tinggi” Ucap Kepala OJK Prov. Lampung

Indra Krisna  Menjelaskan Tujuan TPAKD antara lain adalah Memberikan alternatif kredit/pembiayaan bagi usaha mikro dan kecil dengan proses cepat, mudah dan berbiaya rendah, Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman usaha mikro dan kecil layanan keuangan, khususnya produk kredit/pembiayaan, Mendorong pengembangan usaha mikro dan kecil di daerah, serta Mendorong peran dan fungsi TPAKD dalam mempercepat akses keuangan khususnya bagi usaha mikro dan kecil di daerah

Kepala OJK Provinsi Lampung mengatakan Target KUR 2019 adalah sebesar Rp3,49 T dan telah Terealisasi KUR 2019 Rp3,86 T (110,6%) sedangkan di tahun 2020 Target sebesar Rp4,66 T dan telah terealisasi Per Mei 2020 Rp1,93 T (41,56%)

Diharapkan Dengan Adanya Rapat Pleno TPAKD ini dapat menunjang Seluruh Program Kerja Secara Kesinambungan dan Melakukan Inovasi-Inovasi atau Trobosan-trobosan untuk membuka akses keuangan daerah kepada masyarakat dan agar masyarakat kita dapat memanfaatkan akses tersebut untuk meningkatkan produktifitas di provinsi lampung

 Penulis : Deny Kesuma
Foto : Team

 

Komentar