Pemda Way Kanan Sampaikan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :15 April 2019 | Sudah Dilihat : 192 Kali Dilihat

Laporan Keterangan Pertanggung-jawaban (LKPJ) ini adalah manifestasi dari upaya kita untuk menyelenggarakan Pemerintahan yang baik, yaitu  melaksanakan perintah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-undang Nomor : 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat.

Yang secara substansi, LKPJ Tahun 2018 adalah hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Way Kanan selama 1 (satu) Tahun Anggaran,  berdasarkan pencapaian target RKPD Tahun 2018 merupakan penjabaran RPJMD Tahun 2016-2021.

 

Hal tersebut dikatakan Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) pada Sidang Paripurna di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan, Senin (15/04/2019) yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten H. Saipul, S.Sos.,M.IP, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Inspeltur, Sekretaris DPRD, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, Direktur RSUD ZAPA, Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten, Instansi Vertikal, Sekretaris KORPRI dan camat Se-Kabupaten Way Kanan.

Pada paripurna tersebut, Bupati Adipati juga menyampaikan bahwa Kepala Daerah berkewajiban menyampaikan LKPJ kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan  setelah tahun anggaran berakhir, yang memuat  Arah kebijakan umum pemerintahan daerah, Pengelolaan keuangan daerah secara makro,  pendapatan, dan belanja daerah, Penyelenggaraan urusan pemerintah daerah, Penyelenggaraan tugas pembantuan serta Penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

 

“RKPD 2018 memberikan arahan pada kita untuk meningkatkan  pelayanan masyarakat, dengan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, mempercepat konektifitas, menyediakan   sarana dan prasarana wilayah,  perbaikan kualitas SDM dan pengembangan unggulan daerah, serta kondisi  lingkungan aman”, lanjutnya yang juga mengatakan bahwa dalam pengelolaan keuangan daerah, mengacu pada prinsip-prinsip tata kelola melalui  pendekatan Money Follow Program Prioritas.   Sedangkan untuk peningkatan pendapatan daerah dilakukan  dengan terus menggali PAD  dan sumber pembiayaan lain yang sah.  Sedangkan untuk mendorong pencapaian program  program prioritas daerah yang sepenuhnya tidak terjangkau oleh anggaran kita, kita berupaya  meningkatkan sinergitas pembiayaan  baik dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.

“Meskipun banyak  kegiatan  yang kita catat sebagai langkah maju dalam pembangunan Way Kanan sampai hari ini,  tetapi gambaran makro tersebut, mengisyaratkan kepada kita semua  untuk terus bekerja keras  guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Sampai saat ini tidak kurang dari  30 penghargaan sebagai apresiasi pemerintah Pusat dan  Provinsi terhadap  kinerja kita.  Tetapi hal itu tidak membuat kita puas, karena kepuasan bagi kita adalah bila masyarakat puas dengan kinerja kita”, sambungnya.

Selanjutnya, dalam menyampaikan kinerja Keuangan Tahun 2018, Bupati Adipati menyampaikan Proyeksi pendapatan tahun 2018 sebesar Rp.1.444.144.812.932,85,- terealisasi Rp. 1.384.923.057.300,60  atau (95,90%), dengan rincian sebagai berikut  Pendapatan Asli Daerah terealisasi Rp. 56.764.985.088,24 atau sebesar (88,43%), Dana Perimbangan terealisasi  Rp. 1.023.173.721.974,00 atau sebesar (98,73%) dan  Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah terealisasi Rp. 304.984.350.238,36 atau sebesar (88,76%). Sementara Belanja daerah  dari target   Rp. 1.568.329.855.117,00 terealisasi  Rp.1.500.167.566.791,00 atau (95,65%), dengan rincian yaitu Belanja Tidak Langsung terealisasi Rp. 712.119.063.007,00 atau (95,92%) dan Belanja Langsung terealisasi  Rp. 788.048.503.784,00 atau (95,42 %).

 

Untuk Penerimaan pembiayaan yang ditargetkan sebesar Rp. 125.185.042.184,15 terealisasi Rp. 124.348.552.184,15 atau (99,33,%). Pengeluaran pembiayaan ditargetkan sebesar Rp.1.000.000.000 terealisasi 100 %. dengan sisa Lebih Pembiayaan  Rp. 8.104.042.693,75 dan Realisai kinerja (fisik) SKPD rata-rata tercapai 99,07% dan realisasai keuangan rata-rata 96,35%.  Hal ini menunjukkan kinerja SKPD semakin baik  dan penggunaan anggaran semakin efisien.

Pada Paripurna tersebut juga disampaikan pencapaian makro penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2018, yaitu Penduduk Kabupaten Way Kanan tahun 2018 diperkirakan meningkat menjadi 446.113 Jiwa (atau 0,95%) bertambah 4.191 Jiwa  dari tahun 2017 sebesar 441.922 Jiwa, IPM diperkirakan meningkat dari 65,97 tahun 2017 menjadi 66,40 tahun 2018,  Angka Harapan Hidup dari 68,74 pada tahun 2017 dan diperkirakan menjadi 68,90 Tahun 2018, Harapan Lama Sekolah dari 12,32 Tahun 2017  diperkirakan naik menjadi 12,61 Tahun, Rata-Rata Lama Sekolah  tahun 2017 sebesar 7,34 tahun maka Tahun 2018 diperkirakan naik menjadi  7,4 tahun dan meskipun pertumbuhan ekonomi terjadi fluktuasi, tetapi tetap tumbuh diatas 5%, diperkirakan tahun 2018 tumbuh 5,17 %, dengan laju inflasi 2018 diperkirakan 3,0% yaitu Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku dari Rp.12.106.783,350.000,- tahun 2017 diperkirakan naik diatas Rp. 13.000.000.000.000,00 dan Penduduk miskin menurun  dari 14,06% tahun 2017  menjadi 13,52% ditahun 2018.

 

 

Penulis : Fitria Wulandari

Editor : Edwar Apriadi

Photo : Humas Pemda

Komentar