Bupati Adipati : Jadikan Tahun Baru Hijriah Sebagai Moment Untuk Introspeksi Diri

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :14 September 2018 | Sudah Dilihat : 71 Kali Dilihat

Sebagai insan hamba Allah SWT maupun sebagai makhluk sosial maka selayaknyalah kita selalu bermuhassabah guna meraih kebaikan dan ketawadhu’an dalam kehidupan di dunia dan di akhirat kelak. Pergantian tahun baru Hijriah merupakan moment bersama, moment berjama’ah untuk mengintropeksi diri dan melakukan transformasi ke arah kondisi yang lebih baik, terlebih sebagai ummat Islam, seharusnya mampu meneladani konsep hijrah Rasulullah SAW yang bukan hanya sebagai perpindahan dari mekkah ke madinah, namun lebih dari itu adalah makna mentransformasi diri ke arah yang lebih bermakna, lebih baik dan lebih bermanfaat baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut dikatakan Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M saat membacakan sambutan pada acara Wayangan Semalam Suntuk dalam Rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriah di Balai Kampung Pakuan Baru Kecamatan Pakuan Ratu, Kamis malam (13/09/2018).

Pada acara tersebut, Bupati muda kelahiran Bumi Ratu 15 September 1978 itu juga mengajak kepada masyarakat Kampung Pakuan Baru untuk tidak lupa mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segara rahmat yang telah Allah berikan dalam hidup.

“Ungkapan rasa syukur ini amatlah penting artinya, karena Allah akan senantiasa melipatgandakan nikmat bagi siapapun yang pandai bersyukur kepada-Nya. Mudah-mudahan kita yang hadir pada malam ini, adalah merupakan bagian dari orang-orang yang pandai bersyukur kepada Allah SWT. Mari kita senantiasa untuk meningkatkan keimanan dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT, dan yang tak kalah pentingnya menjadikan Kegiatan Wayangan Semalam Suntuk ini sebagai wadah silaturahmi untuk memupuk semangat persatuan dan kesatuan kita”, ujar Bupati Raden Adipati.

Mari kita renungkan sabda Rasulullah SAW, masih lanjut Bupati muda yang memasuki tahun ketiga kepemimpinannya bersama Wakil bupati DR. H. Edward Antony, M.M, yaitu barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang hari ini sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang hari ini lebih jelek dari hari kemarin maka dia terlaknat.

“Mari kita berdo’a semoga Kabupaten Way Kanan senantiasa dirahmati, dicintai, dan dikasihi Allah SWT, seluruh masyarakat dan aparatur pemerintah agar diberikan kekuatan, Kesehatan, kemudahan dan kemurahan rizki, agar dapat bersama-sama saling bahu-membahu melaksanakan pembangunan mewujudkan Way Kanan Maju dan Berdaya Saing 2021, karena harus kita sadari bahwa hanya dengan pertolongan Allah SWT, maka kita akan mampu untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam membangun daerah yang kita cintai ini”, tutup Bupati muda ayah tiga anak itu.

 

Komentar