Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Alam

Diposting Oleh : Super Administrator | Tanggal Posting :07 Desember 2018 | Sudah Dilihat : 180 Kali Dilihat

Bertempat dilapangan Korpri Komplek perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan, hari ini Jum’at (07/12/2018) dilangsungkan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Alam.

Apel yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara, TNI Dan Polri itu bertindak selaku Pembina Apel Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M

Membacakan Amanat tertulis Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjend Pol.Drs. Purwadi Arianto,  M.Si, Raden Adipati Surya mengatakan  mengingat dampak yang ditimbulkan Bencana, penanggulangan bencana alam harus dilakukan dengan menggunakan prinsip dan cara yang tepat dengan tujuan agar tidak terlalu berdampak buruk bagi para korban bencana.

Memasuki musim penghujan lanjutnya potensi terjadinya bencana alam sangat besar, untuk itu perlu adanya peran dan partisipasi semua pihak dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

 

“Apel siaga bencana yang kita laksanakan ini selain bertujuan untuk memantapkan dan mensiap-siagakan personel polri juga dalam rangka membantu masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah provinsi lampung,”Ujar Raden Adipati Surya

Diungkapkannya adapun prinsip penanggulangan bencana sebagaimana amanat undang-undang nomor 24 tahun 2007 yakni, prinsip penanggulangan  bencana cepat dan tepat, meminimalisir korban dan kehilangan harta benda, prioritas, utamakan penyelamatan manusia, kemudian harta benda, koordinasi dan keterpaduan, antar instansi pemerintah dan masyarakat harus dilakukan secara terpadu dan saling mendukung, berdaya guna, memanfaatkan waktu, tenaga, dan biaya sebaik mungkin, transparansi dan akuntabilitas, dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan secara etik dan hukum, kemitraan, penanggulangan bencana dilakukan oleh semua pihak bekerja sama dengan pemerintah, pemberdayaan, semua individu atau masyarakat dapat melakukan atau membantu proses penanggulangan bencana dan non proletisi, dilarang memanfaatkan keadaan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu, misalnya politik dan agama.

Pada kesempatan itu Bupati Peraih anugerah Pendidikan Indonesia itu mengingatkan Semua Pihak lebih peka dan peduli terhadap permasalahaan - permasalahan yang dihadapi masyarakat dan berperan aktif dalam membantu masyarakat terutama pada penanganan bencana alam.

 

Komentar