250 Guru PAUD dan TK Se Way Kanan Ikuti Uji Kompetensi Gizi

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :18 Oktober 2018 | Sudah Dilihat : 948 Kali Dilihat

Bertempat di Sanggar Kegiatan Belajar Kecamatan Blambangan Umpu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Musadi Muharam, M.M membuka Acara Uji Kompetensi Gizi dan Kesehatan Online Bagi Guru PAUD Serentak Se-Indonesia, Kamis (18/10/2018).

Menyampaikan sambutannya, Kepala Dinas P & K, Musadi mengatakan bahwa pentingnya peran guru dalam upaya peningkatan gizi dan kesehatan murid tidak bisa dipandang sebelah mata. Guru harus memiliki pengetahuan yang luas dan mumpuni guna memberikan pengetahuan bagi anak termasuk mendorong pencapaian status gizi yang baik

“Melalui kegiatan uji kompetensi ini, diharapkan para guru dapat lebih kompeten terkait pemahaman tentang gizi dan kesehatan bagi anak, yang nantinya akan dapat memembentuk generasi yang sehat dan mampu untuk berdaya saing”, ujar Kadis P & K, Musadi.

Ditempat yang sama, Ketua Himpaudi, Hj. Trurismawaty Edward Antony dalam laporannya menyampaikan pantauan status gizi tahun 2017 menunjukkan balita stanting di Indonesia masih tinggi, yakni 29,6% diatas batas yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Para peneliti menyebutkan balita stanting berkontribusi terhadap 1,5 juta atau 15% kematian anak belita di dunia dan menyebabkan 55 juta anak kehilangan masa hidup sehat setiap tahun.

“Untuk menekan angka tersebut masyarakat perlu mehami faktor apa saja yang menyebabkan Stanting. Kekuranga gizi dalam waktu lama ini terjadi sejak janin dalam kandungan sampai awal  kehidupan anak 1000 hari pertama. Dan penyebanya adalah karena rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani”, ujar Ketua Himpaudi, Thurismawaty.

Selanjutnya, faktor ibu dan pola asuh yang kurang baik pada perilaku dan praktik pemberian makanan kepada anak. Untuk itu orang tua harus paham betul kebutuhan nutrisi anak, makanan yang haik dan tidak baik, tidak terpengaruh haya hidup yang serba instan serta iklan-iklan produk makanan anak yang kadang menjanjikan hal yang berlebihan.

“Untuk pencegahan, memperbanyak makan makanan bergizi yang berasal dari buah dan sayuran lokal sejak dalam kandungan. Pengetahuan ini harus dimiliki oleh guru PAUD karena merupakan bagian dari standart kompetensi pedagodik yang sesuai dengan Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014”, lanjut Ketua Himpaudi, Thurismawaty.

Pengetahuan yang bisa pendidik PAUD lakukan adalah, masih lanjut Ketua Himpaudi yang juga merupakan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan itu, yaitu mengaak dan membiasakan anak-anak paud untuk pola hidup sehat, makan makanan yang sehat dan bergizi.

“Untuk itulah kita melakukan uji kompetensi ini guna meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan kesehatan. Sehingga kita menjadi bagian yang akan mengentaskan stanting di Indonesia khususnya di Kabupaten Way Kanan dan akan mempersembahkan anak-anak PAUD Way Kanan sebagai penerus pembangunan Indonesia yang sehat dan cemerlang”, tutup Ketua Himpaudi Thurismawaty pada acara yang diikuti oleh 250 guru PAUD / TK perwakilan dari 14 Kecamatan.

Diketahui materi pada Uji Kompetensi gizi dan kesehatan yaitu tentang Program Stunting kelembagaan pusat dalam upaya percepatan penurunan Stunting, kegiatan prioritas percepatan penurunan Stunting, kerangka logis intervensi terintegrasi, kontribusi pencapaian dibidang PAUD, peran pendidik PAUD dan program Nasional percepatan penurunan.

serta dihadiri oleh unsur Dinas Kesehatan dan unsur Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana

Komentar