Senam Pagi Bersama ASN Ramah Tamah dengan Paskibra Way Kanan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Peringatan HUT Ke 72 Republik Indonesia Upacara Pemberian Remisi Umum 17 Agustus  Kepada Warga BInaan Lapas Kls II.b  Way Kanan Upacara Tabur Bunga  Di Makam Veteran  Baradatu Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72 Pengukuhan Siswa Dan Siswi Paskibra Kabupaten Way Kanan Tahun 2017 Pelantikan Penjabat Kepala Kampung Nuar Maju, Kampung Bumi Agung Dan Penjabat Kepala Kampung Juku Batu Pengukuhan Atlet Porprov Way Kanan Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Apel Besar Hari Pramuka Ke-56 Tingkat Kabupaten Way Kanan Jalan Sehat Dalam Rangka Menyongsong Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 72 Lomba Balap Karung Dalam Rangka Menyongsong Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 72 Penilaian Lomba Peningkatan Peranan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS), Gerakan Sayang Ibu (GSI) Dan Pondok Sayang Ibu (PSI) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2017. Upacara Ngaben Massal Umat Hindu
Kampung Mulyasari Kecamatan Negeri Agung
STOP PUNGLI..!!! Dalam Melayani..
BUPATI DAN WAKIL BUPATI
Daftar Website SKPD
Shoutbox / Komentar Pengunjung
  •   FR-SYSTEM
      05:25:37 | June 25th
      :D Sampel Komentar untuk Website Waykanankab.go.id



Isi Pesan Anda:
:) :D ;) :( :O :P :S :roll: ;( :@

Security : S7VBo
Berita Terpopuler
Link Terkait
Waktu Sholat
Ramalan Cuaca
 

Diawali pada tahun 1957, dengan dipimpin oleh Wedana Way Kanan, Ratu Pengadilan, diadakanlah pertemuan yang pertama kali guna membahas rencana Pemerintah Pusat yang memerlukan 100.000 hektar tanah untuk keperluan transmigrasi.  Pada saat itu tiga kewedanaan yang ada, yaitu Kewedanaan Kotabumi, Kewedanaan Krui dan Kewedanaan Menggala menolak rencana Pemerintah Pusat. 

Namun Kewedanaan Way Kanan menerima tawaran itu dengan pertimbangan agar kelak Way Kanan dapat cepat ramai penduduknya.  Pada saat itulah muncul gagasan awal yang dikemukakan oleh Hi. Ridwan Basyah selaku notulis dalam pertemuan tersebut, untuk menjadikan Way Kanan sebagai kabupaten yang berdiri sendiri terpisah dari Kabupaten Lampung Utara.

Pada tahun 1971, keinginan untuk menjadikan Way Kanan menjadi kabupaten yang berdiri sendiri muncul kembali.  Pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan para ilmuwan diselenggarakan di kediaman Hi. Ridwan Basyah di Tanjung Agung - Bandar Lampung.

Selanjutnya pada tahun 1975, Bapak Nasrunsyah Gelar Sutan Mangkubumi, di Bumi Agung - Kecamatan Bahuga melaksanakan acara adat Bugawi dengan mengundang tokoh-tokoh adat (penyimbang) sewilayah Way Kanan.  Pada kesempatan itu diadakan musyawarah khusus yang dipimpin oleh Hi. Ridwan Basyah membahas kembali gagasan untuk menjadikan Way Kanan sebagai Kabupaten yang berdiri sendiri, sekaligus mengajukan usul kepada Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Lampung Utara dan Pemerintah Daerah Tingkat I Propinsi Lampung.

Seiring perkembangan wilayah di Way Kanan, maka sampai saat ini, Kabupaten Way Kanan memiliki beberapa kecamatan, baik kecamatan baru dan kecamatan lama, kecamatan-kecamatan yang ada di wilayah Way Kanan itu sendiri terdiri dari:

1.            Kecamatan Bahuga

2.            Kecamatan Banjit

3.            Kecamatan Baradatu

4.            Kecamatan Blambangan Umpu

5.            Kecamatan Gunung Labuhan

6.            Kecamatan Kasui

7.            Kecamatan Negeri Batin

8.            Kecamatan Negeri Agung

9.            Kecamatan Negeri Besar

10.         Kecamatan Pakuan Ratu

11.         Kecamatan Rebang Tangkas

12.         Kecamatan Way Tuba

13.         Kecamatan Bumi Agung

14.         Kecamatan Buay Bahuga

Berdasarkan Surat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Tingkat I Lampung, Nomor : 660/1990/II/1991 Tanggal 18 Februari 1991 yang ditujukan kepada Pembantu Bupati Wilayah Blambangan Umpu, maka Hi. Ridwan Basyah yang pada waktu itu menjabat sebagai Pembantu Bupati  menyelenggarakan Musyawarah besar (Mubes) dengan mengambil tempat di SESAT PURANTI GAWI Blambangan Umpu, pada tanggal 4 Mei 1991 dengan maksud untuk mempersiapkan lahan perkantoran, nama kabupaten, dan letak ibukota kabupaten sebagai persiapan Way Kanan menjadi Kabupaten.  Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 200 orang, terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, ilmuwan dan para pejabat. Dalam Mubes tersebut dibahas mengenai pemantapan usulan dan pernyataan dukungan sepenuhnya agar Way Kanan menjadi Kabupaten dengan ibukota di Blambangan Umpu dan terdiri dari 17 kecamatan.  Usulan tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri, DPR-RI dan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Propinsi Lampung.  Berdasarkan usulan tersebut, maka diadakanlah rapat-rapat di tingkat propinsi, kabupaten dan di DPR-RI.  Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan DPR-RI ke Blambangan Umpu.

Berkat perjuangan yang gigih oleh semua pihak dan dengan Ridho Allah SWT, maka pada tahun 1999 terbitlah Undang-Undang Nomor : 12 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Timur dan Kotamadya Daerah Tingkat II Metro.  Sebagai tindak lanjut pemberlakuan Undang-Undang tersebut, maka pada tanggal 27 April 1999, Menteri Dalam Negeri Syarwan Hamid menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Kabupaten Way kanan dan sekaligus melantik Drs. Tamanuri sebagai Pejabat Bupati Way Kanan.  Tanggal 27 April 1999 inilah yang dijadikan sebagai tanggal kelahiran Kabupaten Way Kanan.

 

  


qDGCr

 


Halaman :
Waykanankab.go.id V3 © 2017.
Dikelola Oleh KOMINFO Kabupaten Way Kanan